Farhansyaddad weblog

Untuk Hari Esok Yang Lebih Baik

Posts Tagged ‘ktsp’

Jalan Tengah untuk Kurikulum 2013

Posted by abifasya pada 13 Desember 2014

Generasi Kurtilas ???

Generasi Kurtilas ???

Presiden Obama pun pada tahun 2014 mulai memasukkan konten nonfiksi dari mata pelajaran IPA, IPS, dan PKN ke dalam mata pelajaran Bahasa. Jadi, kita sudah sejak 2013, tapi Amerika baru memulai tahun 2014.”

Surabaya (ANTARA News) – Jangan dikira antara Mendikbud Anies Baswedan dengan mantan Mendikbud Mohammad Nuh itu memiliki perbedaan dalam menyikapi Kurikulum 2013.

Keduanya sepakat bahwa Kurikulum 2013 itu sangat baik, karena kurikulum itu lebih komprehensif dibandingkan dengan kurikulum sebelumnya.
Keduanya berpendapat, kurikulum yang ada selama ini hanya menghasilkan kompetensi kognitif siswa, namun Kurikulum 2013 justru menghasilkan tiga kompetensi sekaligus yakni kognitif (pengetahuan), ketrampilan, dan sikap (spiritualitas).
Kurikulum 2013 mengubah proses pembelajaran yang selama ini berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa (bahkan juga mendorong proses pembelajaran yang melibatkan orang tua siswa).
Selain itu, kurikulum itu juga mengubah proses pembelajaran yang selama ini menghasilkan siswa yang pintar secara kognitif dengan mengandalkan hafalan menjadi siswa yang kreatif dan berkarakter.
Namun, kedua pejabat yang sama-sama peduli dengan dunia pendidikan itu memiliki perbedaan dalam teknis implementasi di lapangan.
Saat menjabat, Mohammad Nuh menerapkan implementasi Kurikulum 2013 pada 6.221 sekolah percontohan pada tahun ajaran 2013/2014 (April 2013), dan pada tahun ajaran 2014/2015 langsung diberlakukan untuk seluruh sekolah (218.000-an sekolah).
Namun, di tengah perjalanan atau saat Kurikulum 2013 berlaku “setengah jalan” pada tahun ajaran 2014/2015 (seharusnya berakhir April 2015), Mendikbud Anies Baswedan mengeluarkan putusan pada Desember 2014 untuk kembali pada Kurikulum 2006 atau Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
Dalam putusan itu, penggagas Indonesia Mengajar itu tidak menghentikan pemberlakukan Kurikulum 2013, namun membatasi pemberlakuan pada 6.221 sekolah percontohan, karena siswa dan guru dinilai belum siap.
“Kurikulum itu hal yang berbeda sama sekali dengan BBM. Kalau BBM itu sekarang diumumkan naik, maka esoknya sudah dapat langsung dieksekusi (harga naik),” kata Anies setelah berbicara dalam Leader for Change Program BEM Unair Surabaya (23/11).
Dalam konteks itu, mantan Rektor Universitas Paramadina Jakarta itu menghendaki hasil penerapan Kurikulum 2013 pada 6.221 sekolah percontohan itu dievaluasi terlebih dulu untuk mengetahui perbaikan apa yang perlu dilakukan untuk tahap berikutnya.
Artinya, Anies Baswedan tidak sepakat bila Kurikulum 2013 langsung diberlakukan untuk seluruh sekolah pada tahun ajaran berikutnya. “Ibaratnya, pelaksanaan Kurikulum 2013 itu terlalu prematur,” katanya.
Di hadapan 100 peserta “Leader of Change Program 2014” BEM Unair itu, Anies menyatakan dirinya ingin menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan dan menghasilkan para pembelajar.
“Pembelajar itu merupakan orang yang mengalami dan bukan sekadar menjalani. Pembelajar itu selalu belajar dari pengalaman, tidak terpaku pada program, dan berpikir kreatif, karena itu pendidikan harus mengarah ke sana,” katanya.
Baca entri selengkapnya »

Iklan

Posted in Dunia Pendidikan | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Kurikulum 2013 Dihentikan

Posted by abifasya pada 6 Desember 2014

Mendikbud

Mendikbud

Sejak tadi malam sebenarnya telah membaca pada teks berjalan salah satu televisi swasta yang menyebutkan bahwa Kurikulum 2013 untuk sekolah yang baru melaksanakan satu semester kembali kepada kurilulum 2006, dan bagi sekolah yang sudah melaksanakan selama 3 semester dilanjutkan. Dan tadi pagi di sekolah rame dibicarakan tentang penghentian kurikulum tersebut. Sekolahku termasuk sekolah yang baru melaksanakan kurikulum 2013 selama satu semester, itu artinya sekolahku kembali ke kurikulum 2006. Padahal sejak hari¬†rabu teman-teman guru di sekolahku telah sibuk melakukan entry nilai di komputer sekolah yang di dalamnya sudah ada format aplikasi penilaian kurikulum 2013, banyak diantara teman-teman yang melakukannya sampai menjelang sore saking “semangatnya” memasukan hasil penilaian sesuai KURTILAS, dan hari ini pemandangan seperti itu tidak lagi ditemukan karena “KURTILAS nya BATAL” alias dihentikan oleh Pak Menteri.¬† Baca entri selengkapnya »

Posted in Dunia Pendidikan | Dengan kaitkata: , , | 14 Comments »

Dari Bimtek Kurikulum 2013

Posted by abifasya pada 30 Desember 2013

IMG_20131222_083821

Pembukaan BIMTEK

Mulai tanggal 22 s.d. 24 Desember sepekan yang lalu di Kota Bogor dilaksanakan Bimbingan Teknis Kurikulum 2013 Bagi Guru PAI SD, SMP, SMA, dan SMK. Saya termasuk Guru PAI yang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan BIMTEK tersebut. Sebagai guru yang berada di sekolah yang bukan sekolah sasaran penerapan kurikulum 2013 pelaksanaan Bimtek ini tentunya menjadi ajang untuk menimba ilmu yang lebih dalam lagi tentang kurikulum 2013, karena walau bagaimanapun perubahan kurikulum harus senantiasa terjadi untuk pendidikan yang lebih baik. Jadi tidaklah benar jika ada sebuah pernyataan yang menyebutkan : “GANTI MENTERI GANTI KURIKULUM”. Karena perubahan kurikulum tidak mesti harus didahului dengan pergantian menteri, bahkan jika kita merujuk pada pengertian kurikulum yang disebutkan dalam UU SISDIKNAS nomor 20 tahun 2003 pasal 1 ayat 19 yang berbunyi : Baca entri selengkapnya »

Posted in Dunia Pendidikan | Dengan kaitkata: , , , , , , , | 11 Comments »

Metode Pendidikan Islam

Posted by abifasya pada 9 Juni 2010

Metode Drama Dalam Pembelajaran

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Tidaklah berlebihan jika ada sebuah ungkapan ‚Äúaththariqah ahammu minal maddah‚ÄĚ, bahwa metode jauh lebih penting disbanding materi, karena sebaik apapun tujuan pendidikan, jika tidak didukung oleh metode yang tepat, tujuan tersebut sangat sulit untuk dapat tercapai dengan baik. Sebuah metode akan mempengaruhi sampai tidaknya suatu informasi secara lengkap atau tidak.. Oleh sebab itu pemilihan metode pendidikan harus dilakukan secara cermat, disesuaikan dengan berbagai faktor terkait, sehingga hasil pendidikan dapat memuaskan.[1] Baca entri selengkapnya »

Posted in Dunia Pendidikan | Dengan kaitkata: , , , , | 30 Comments »

Workshop KTSP di Madrasah Ibtidaiyah….hmmm serrru…

Posted by abifasya pada 25 Januari 2010

abifasaya, Kepala MI, dan Pengawas

‚ÄúMohon maaf pak bicaranya jangan terlalu cepat, dan tolong kalau ada singkatan-singkatan dijelaskan apa kepanjangannya‚ÄĚ, demikian salah satu pernyataan peserta IHT Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan di salahsatu MI yang ada di Kecamatan Tanah Sareal.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Dunia Pendidikan | Dengan kaitkata: , , , , , , , | 39 Comments »

ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM BIDANG KURIKULUM

Posted by abifasya pada 14 Januari 2010

Pendahuluan

Sejak zaman penjajahan, bangsa Indonesia telah memiliki kepedulian terhadap pendidikan. Namun pelaksanaannya masih diwarnai oleh kepentingan politik kaum penjajah, sehingga tujuan pendidikan yang hendak dicapaipun disesuaikan dengan kepentingan mereka.

Setelah bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya, bangsa Indonesiapun menunjukan kepeduliannya terhadap pendidikan. Hal itu terbukti dengan menempatkan usaha untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai tujuan nasional bangsa Indonesia. Sebagaimana tertulis dalam pembukaan Undang-undang Dasar 1945 yang berbunyi :

Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban duniayang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu susunan negara republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada : Ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia (BP 7 Pusat, 1990:1).

Dengan demikian maka tujuan pendidikan yang hendak dicapaipun disesuaikan dengan kepentingan bangsa Indonesia, yang sekarang ini tujuan pendidikan tersebut dirumuskan dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang  Sistem Pendidikan Nasional (UU sisdiknas) BAB II pasal 3 yang berbunyi sebagai berikut :

Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlaq mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Agar tujuan tersebut dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan maka diperlukan suatu alat untuk mencapainya, yaitu ‚Äúsegala sesuatu yang secara langsung membantu terlaksananya tujuan pendidikan‚ÄĚ (Barnadib, 1987:96). Baca entri selengkapnya »

Posted in Dunia Pendidikan | Dengan kaitkata: , , , , , | 38 Comments »

Pendidikan Agama Islam Berwawasan Multikultural

Posted by abifasya pada 3 Agustus 2009

Sejak Tanggal 31 Juli s.d 02 Agustus 2009 saya mengikuti pelatihan “Pendidikan Agama Islam berwawasan multikultural di Hotel Linga Bandung.¬† Melihat Jadwal Pelatihan yang diberikan Panitia nampaknya akan kerinduan yang terobati untuk bertemu dosen idolaku, saat aku berkuliah di IAIN Bandung Yaitu Prof. A. Tafsir. Dan ternyata beliau adalah sebagai¬† pembicara pertama dalam pelatihan ini.

Ada catatan kecil yang ingin saya bagi dengan seluruh sahabat saya di dunia maya sebagai oleh yang ingin saya persembahkan dan mudah-mudahan ada manfaatnya.
Seperti biasa Prof. Tafsir selalu membuka pembicaraan dengan kata-kata yang sangat filosofis, dan untuk mengantarkan pembicaraan tentang Kurikulum Pendidikan Agama islam berwawasan Multikultural beliau mengatakan: “Kehidupan akan berjalan dengan baik bila ada strife and love“.
Selain itu beliaupun mengatakan :”Janganlah engkau berjuang untuk satu faham”. Sebab bila itu terjadi yang ada adalah kemunduran/ kehancuran bahkan ketiadaan. Contoh, sebagai seorang guru PAI bila anda seorang Muhammadiyah janganlah hanya mengenalkan/ memperjuangkan faham Muhammadiyah. Jangan anda berharap kalau murid anda itu semuanya menjadi Muhammadiyah, sebab jika murid anda sudah menjadi Muhammadiyah, maka Muhammadiyah pun tidak akan ada lagi. Karena Saat semua Murid anda Muhammadiyah semua,¬† “strife”/ berbantah mungkin tidak akan ada lagi. Maka

“Janganlah anda menghendaki semuanya sama, karena sama dengan anda menghendaki semuanya tidak ada”. Baca entri selengkapnya »

Posted in Dunia Pendidikan | Dengan kaitkata: , , , , , , | 23 Comments »