Farhansyaddad weblog

Untuk Hari Esok Yang Lebih Baik

Stand Up Comedy Berpotensi Lecehkan Agama

Posted by abifasya pada 5 Juni 2014


اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ الْعَظِیْمَ

اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ الْعَظِیْمَ

اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ الْعَظِیْمَ

أشهد أن لا اله الا الله وأشهد ان محمد رسول الله

أشهد أن لا اله الا الله وأشهد ان محمد رسول الله

أشهد أن لا اله الا الله وأشهد ان محمد رسول الله

Serentak semua siswa SMPN 5 Bogor yang hadir dalam puncak acara perayaan HUT SMPN 5 pada hari Sabtu tanggal 31 Mei 2014 mengucapkan dua kalimah thayyibah tersebut. Semua siswa saya ajak untuk kembali mengucapkan dua kalimah syahadat sebagai tanda bahwa mereka telah kembali kepada ajaran Islam setelah sebelumnya mereka secara tidak sadar telah dibawa kepada kondisi penuh kecerian dan kesenangan yang BERBALUT MURTAD karena di dalam sajian STAND UP COMEDI kemarin banyak sisipan materi yang mencemoohkan ajaran Islam. Mengajarkan dan berbuat kurang ajar terhadap guru.

Saya berkeyakinan ketika kita tanyakan dan menginterogasi mereka, mereka akan menjawab : “ini kan hanya sekedar joke, ini kan sekedar bercanda, ini kan seni … sekedar hiburan ko, kita ga ada maksud untuk mencomooh ajaran agama tertentu” …. Dan mungkin seabreg jawaban bernada pembelaan dan pembenaran lainnya akan mereka katakana.

Padahal coba perhatikan peringatan Allah berikut ini :

وَلَئِن سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ ۚ قُلْ أَبِاللَّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ لَا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُم بَعْدَ إِيمَانِكُمْ

Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentu mereka akan menjawab: “Sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayatNya dan RasulNya kamu selalu berolok-olok?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman… [At Taubah : 65-66].
Coba Perhatikan pula Sebuah Hadits yang Diriwayatkan dari lbnu Umar, Muhammad bin Ka’ab, Zaid bin Aslam dan Qatadah yang intinya sebagai berikut : Ketika dalam peristiwa perang Tabuk ada orang-orang yang berkata “Belum pernah kami melihat seperti para ahli baca Al Qur`an ini, orang yang lebih buncit perutnya, lebih dusta lisannya dan lebih pengecut dalam peperangan”. Maksudnya, menunjuk kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat yang ahli baca Al Qur`an. Maka berkatalah Auf bin Malik kepadanya: “Omong kosong yang kamu katakan. Bahkan kamu adalah munafik. Niscaya akan aku beritahukan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ”. Lalu pergilah Auf kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk memberitahukan hal tersebut kepada Beliau. Tetapi sebelum ia sampai, telah turun wahyu Allah kepada Beliau. Ketika orang itu datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau telah beranjak dari tempatnya dan menaiki untanya. Maka berkatalah dia kepada Rasulullah: “Ya Rasulullah! Sebenarnya kami hanya bersenda-garau dan mengobrol sebagaimana obrolan orang-orang yang bepergian jauh untuk pengisi waktu saja dalam perjalanan kami”. Ibnu Umar berkata,”Sepertinya aku melihat dia berpegangan pada sabuk pelana unta Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam , sedangkan kedua kakinya tersandung-sandung batu sambil berkata: “Sebenarnya kami hanya bersenda-gurau dan bermain-main saja”. Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadanya: “Apakah terhadap Allah, ayat-ayatNya dan RasulNya kamu selalu berolok-olok?”

Dalam ajaran Islam seseorang bisa dikatakan sebagai murtadin bukan hanya karena pindah agama, tapi memperolok-olok Allah dan Rasulnya, memperolok-olok ajaran Islam, bahkan mergukan kebenaran ajaran Islam, meragukan keberadaan Allah sudah termasuk kategori murtad. Karena dalam Islam murtad bukan hanya murtad perbuatan (fi’liyah) saja tapi ada juga murtad ucapan (qauliyah) bahkan ada juga murtad yang dilakukan oleh hati (itiqadiyah). Silahkan baca lagi di sini

Menurut sebagian orang mungkin apa yang dilakukan kedua komik yang mengisi acara di SMPN 5 bukanlah perbuatan yang bisa membuat aqidah para peserta didik SMPN 5 ternoda, karena apa yang dilakukan para comic mungkin pernah dilakukan para mubaligh saat berceramah demi menyegarkan suasana dan menghindari rasa bosan dan kantuk dengan mengabaikan aqidah. Bahkan saat kedua komik tersebut diberikan penjelasan tentang bahaya materi mereka terhadap aqidah anak-anak diantara mereka ada yang menjawab bahwa materi seperti itu pernah mereka bawakan di UIN Jakarta dan dihadiri para dosen ….. toh para dosen itu tidak memberikan peneguran kepada kami.
Tapi menurut saya dan guru-guru yang ada di SMPN 5 yang menyaksikan langsung kejadia itu, bukan hanya guru agama, guru penjaskes dan guru kesenian pun berpendapat sama bahwa isi materi lawakan yang mereka bawakan syarat dengan penghinaan terhadap ajaran Islam. Yang lebih tragisnya lagi salah satu dari dua komik yang tampil yang paling banyak menelcehkan ajaran Islam adalah komik yang beragama Islam bahkan dia membawakan materi lawakan seputar anak madrasah, sedangkan komik yang satunya lagi memang agamanya non Islam dan hanya melakukan satu kali pelecehan terhadap ajaran Islam yaitu tentang jilbab, dan walaupun hanya satu tapi cukup menohok dan menyakitkan hati para muslimah khususnya dan seluruh ummat Islam pada umumnya.

1. alphisugoi Dari awal saya lihat penampilan komik yang pertama sudah terdengar bacotan yang tidak layak disampaikan pada anak usia SMP, sang komik yang ternyata termasuk 4 besar lomba SUCI season 3 disalah satu tv swasta ini menceritakan bagaimana gaya pacaran anak muda sekarang yang begitu suasana gelap dia grepe-grepe …… itu bagi yang punya pacar kata sang komik, bagaimana dengan yang gak punya pacara ? dia grepe-grepe sendiri lanjut sang komik sambil menggerak-gerakan tangan kebagian dadanya, …. Astaghfirullah …. Sadarkah sang komik kalau audiennya anak smp ?. disadari atau tidak satu bentuk pendidikan amoral telah dia ajarkan.
Selanjutnya sang komik yang mengaku lulusan madrasah ini mengatakan, bahwa saat dia sekolah di madrasah dulu, dia dikenal jagoan. Kalau guru memerintahkan sang komik untuk mengerjakan soal di papan tulis maka dia akan menjawab dengan membentaknya bahkan plus gebrak meja segala. “Hai alphi kerjakan soal di papan tulis,”demikian kata si komik menirukan omongan gurunya (katanya). Terus si komik pu katanya menjawab : “Guwe Gebrak meja …. Bapak …. Oke …. (sambil membalikan badanya ke belakang memperagakan seolah-olah dia menulis di papan tulis). Waduhhh … pembelajaran karakter yang selama ini telah kami bangun dihancurkan oleh SUC yang hanya 8 menit saja, pokoknya ga tanggung jawab kalau pasca perayaan HUT SMPN 5 ini ada siswa yang berani membentak gurunya.
Dalam adegan lain si komik yang termasuk 4 besar SUCI season 3 ini menceritakan pula bagaimana pacaran ala anak madrasah : “ …… pacaran anak madrasah itu cara putusnya elegan, kalau anak-anak biasa sekasar-kasarnya paling dia ngomong Lu … Gw … and … Kalau anak madrasah … LU …GW … Shodaqollahul ‘Adzhiim…”. Waaahh gawat nih kalau anak madrasah sudah begini memperolok-olok Allah.
Yang tidak kalah menyakitkan si komik pun masih terus memperolok-olok ayat Allah, diantaranya :

  • Si komik berkata kalau dia pernah mengikuti eskul badminton, karena kebagian ganda campuran maka pelatih menyekat tempat latihan dengan hijab, …. Emangya tarawih ?????.
  • Lagi assyiiik maen lawan musuh … seettttt …. Angkanya sama …. Wasit bilang jus 1 … , ya gw baca Al baqoroh ….

Saya yakin dia ngomong hanya sekedar joke saja bukan sebenarnya dan itu berarti bohong. Karena ga mungkin ada sekolah sekalipun itu madrasah yang menyekat lapangan badminton bagi peserta eskul ganda campuran. Saya juga gak  akin kalau si komik itu baca Al Baqarah setelahnya wasit berkata jus satu.

CHOKIIIYang paling menyakitkan lagi walaupun hanya satu candaan yang membuat sakit hati adalah banyolan yang dilakukan coki yang ternyata setelahnya saya telusuri dia termasuk finalis 10 Besar SUCI 4, si coki mengisahkan masa lalunya dengan gadis berjilbab, dia bilang : “karena kami beda agama, maka biar adil saya masuk agama dia dan dia masuk agama saya”. Bagi dia mungkin ini sekedar banyolan yang ga ada masalah padahal bagi kami hal itu merupakan pelecehan terhadap ajaran Islam terlebih setelahnya dia mengatakan bahwa dia pernah bertemu dengan orang yang berjilbab sampai empat lapis. Pas dibuka lapisan pertama, buka lagi lapisan kedua, terus buka lagi, dan buka lagi, ternyata pas habis lapisan keempat  dibuka lagi gak ada kepalanya.
Astaghfirullahal adzhiiim …..
Sehebat itukah kau memperolok-olok muslimah kami ?
Sehina itukah muslimah kami, sehingga demi cintanya padamu sampai-sampai dia berani mengorbankan aqidahnya ?
Dan benarkah ada muslimah kami yang memakai jilbab empat lapis dan ternyata tidak berkepala ?
Buat Komik muslim yang menjadi juara 4 SUCI 3 semoga engkau menyadari kekeliruan yang telah dilakukan, dan semoga engkau kembali ke jalan yang benar. Dan buat komik non muslim yang menjadi finalis 7 besar SUCI 4, jaga lisanmu jangan sampai menyinggung sara.
Wallahu ‘Alam

Iklan

12 Tanggapan to “Stand Up Comedy Berpotensi Lecehkan Agama”

  1. Assalaamu’alaikum wr.wb, AbiFasya…

    Hadir menyapa untuk memaklumkan ada hadiah award (4) LIEBSTER AWARD buat AbiFasya di laman saya.

    http://webctfatimah.wordpress.com/2014/06/06/ct255-meraikan-award-2/

    Semoga sudi menerimanya sebagai tanda penghargaan dan persahabatan di dunia maya.

    Salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak. 🙂
    SITI FATIMAH AHMAD

    Suka

    • abifasya said

      terimkasih atas awardnya, dan ini adalah award pertama yg saya dapat dalam tiga tahun terakhir ini. Semoga semua ini dapat mempererat tali shilaturrahmi kita

      Suka

  2. Sungguh sedih apabila anak-anak tidak diajar berakhlak mulia dengan ajaran Islam. Apabila pemikiran liberal sudah menguasai pendidikan kita, ia amat bahaya sehingga berani memperlekehkan Islam dan tidak berasa takut kepada Tuhan.

    Hidup yang terlalu banyak terdedah dengan budaya hiburan menjadikan hidup ingin mencari hiburan sehingga jika ada yan mahu hidup dengan cara Islam dipandang rendah dan memalukan.

    Tindakan meminta pelajar membaca syahadah kembali adalah sangat dialukan agar aqidah yang benar terus mantap. Namun siapa yang mampu menghalang keadaan begitu tidak berulang lagi. Akan hancurlah remaja al-Quran di masa depan dan berjayalah golongan yahudi dan orientalis barat memporak peranda umat islam.

    Salam hormat dari Sarikei, Sarawak. 🙂

    Suka

    • abifasya said

      betul cikgu, lebih dari 1 sampai 2 tahun kita mendidik para peserta didik kita dengan akhlak dan aqidah terpupuskan dengan penampilan stand up comedy yg tidak lebih dari satu jam.

      Suka

    • satriacopas said

      setuju dengan pendapat ibu fatimah, menganjurkan semua siswa untuk segera mengucapkan dua kalimah syahadat adalah tindakan yang tepat.

      Suka

  3. satriacopas said

    Bener-bener sudah kebablasan, begitulah akibat dari pemahaman aqidah yang dangkal. Jangan-jangan ngaku anak madrasahnya juga hanya sekedar joke.
    Untuk ke depan sebaiknya di sekolah bapak menyeleksi terlebih dahulu setiap bintang tamu yang akan tampil sehingga tidak terjadi lagi kejadian serupa.
    Semoga guru-guru di SMPN 5 diberikankesehatan dan keberkahan dan terhindar dari kemurtadan.

    Suka

  4. bidonsadaun said

    Emang masalah kalo menjadikan semua itu sebagai materi komedi, kan hanya sekedar lucu-lucuan aja.

    Suka

    • abifasya said

      Mengapa dengan Allah, ayat2-Nya, dan Rasul-Nya engkau jadikan sebagai bahan bersenda gurau ?
      وَلَئِن سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ ۚ قُلْ أَبِاللَّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ لَا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُم بَعْدَ إِيمَانِكُمْ

      Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentu mereka akan menjawab: “Sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayatNya dan RasulNya kamu selalu berolok-olok?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman… [At Taubah : 65-66].

      Suka

  5. my darr said

    tdk semua sih komika yg melecehkan agama contohnya muslim SUCI3 dan dzawin SUCI4

    Suka

  6. my darr said

    tdk semua sih komika yg melecehkan agama contohnya muslim SUCI3 dan dzawin SUCI4 mereka muslim tp tdk melecehkan agama kok

    Suka

  7. kareemhoppus said

    iya..guwe juga kgak suka ama dua comic itu..lawakannya garing..keliatan maksa.kasian guwe sama comic2 karbitan macam mereka

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: