Farhansyaddad weblog

Untuk Hari Esok Yang Lebih Baik

Waspadai 10 Sinetron dan FTV Tidak Layak Tonton

Posted by abifasya pada 18 Mei 2014


Ganteng-Ganteng Srigala

Ganteng-Ganteng Srigala

Apa yang pernah terjadi di Negeri china pada pertengahan bulan September 2013 yang lalu mungkin akan terjadi di Indonesia di mana saat itu Seorang siswa SMA di Fuzhou, tega membunuh kepala sekolahnya sendiri dengan sadis di sekolah hanya gara-gara sang kepala sekolah menyita dan merampas ponselnya serta berniat mengadukan masalah pelanggaran disiplin tersebut kepada orang tuanya. Kejadian mengenaskan ini bermula ketika sang siswa, yang tidak disebutkan namanya, sedang asyik memainkan ponselnya pada jam istirahat. Sang kepala sekolah melihatnya dan merampas serta menyita ponselnya. Atau mungkin kejadian semacam ini pernah terjadi di Indonesia hanya saya belum mendapatkan beritanya, sementara kasus murid yang memukul gurunya pernah terjadi di Indonesia salah satunya adalah apa yang dilakukan oleh salah seoarang murid di MTs.N 1 Bima terhadap gurunya karena balas dendam dan disuruh oleh orang tuanya untuk memukul gurunya di hadapan polisi dan guru-guru yang lain (sungguh peristiwa yang sangat memalaukan). Yang lebih ironisnya lagi sang guru honorer itu bukannya mendapat pembelaan dari satuan pendidikan tempat dia mengajar malah sang guru dinonaktifkan mengajar di sekolah tersebut.(video terkait).

Peristiwa terakhir kasus kekerasan yang akhir-akhir ini terjadi adalah kematian seorang siswa SD Negeri 09 Makasar Jakarta yang bernama Renggo Kadafi oleh temannya sendiri.
Bukan hanya kasus kekerasan fisik yang perlu kita khawatirkan, tetapi kebobrokan moral para penerus bangsa ini tak kalah pentingnya untuk kita khawatirkan. Kasus kekerasan seksual sudah terjadi di mana-mana, bahkan pernah terjadi pemerkosaan terhadap pelajar setingkat SMP yang dilakukan oleh teman-temannya. Sungguh bobrok sekali moral anak negeri ini, anak yang masih bisa disebut sebagai anak yang BAU KENCUR sudah melakukan perbuatan yang hanya boleh dilakukan oleh orang dewasa pasangan yang halal.
Jika kita perhatikan semua ini terjadi sedikit banyak dipengaruhi oleh tontonan yang mereka saksikan. Saat ini banyak sekali tontonan baik yang berupa hiburan dengan gaya goyang seronok maupun tontonan yang berupa sinetron sangat tidak patut untuk ditonton karena dianggap dapat merasahkan dan menganggu kenormalan perkembangan mental dan spiritual anak.

Salah satu contoh dalam sinetron GGS seringkali ditampilkan perilaku kekerasan yang dilakukan kelompok vampire terhadap kelompok serigala ataupun sebaliknya, yang tidak lebih mengkhawatirkan lagi seringkali dalam sinetron tersebut ditampilkan profil seorang guru yang bernama Pak Bandi yang sering menjadi bahan lecehan para muridnya, bahkan sering kali sosok Pak Bandi ini tidak memberikan contoh yang baik, karena Pak Bandi berpacaran di sekolah dengan temannya sesama guru.

Sebagaimana diberitakan dalam situs resmi KPI bahwa Sejak tanggal 11 April 2014, KPI telah melakukan evaluasi program sinetron dan FTV yang disiarkan 12 stasiun televisi dalam rangka melakukan pembinaan. Dalam forum evaluasi tersebut hadir juga beberapa production house (PH) yang memproduksi program-program tersebut. Namun demikian, sampai dengan hari ini KPI masih menemukan sejumlah pelanggaran terhadap UU Penyiaran serta Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS).
Pelanggaran tersebut meliputi: Tindakan bullying (intimidasi) yang dilakukan anak sekolah, Kekerasan fisik seperti memukul jari dengan kampak, memukul kepala dengan balok kayu, memukul dengan botol beling, menusuk dengan pisau, membanting, mencekik, menyemprot wajah dengan obat serangga, menendang, menampar dan menonjok. Kekerasan verbal seperti melecehkan kaum miskin, menghina anak yang memiliki kebutuhan khusus (cacat fisik), menghina orang tua dan Guru, penggunaan kata-kata yang tidak pantas “anak pembawa celaka, muka tembok, rambut besi, badan batako”. Menampilkan percobaan pembunuhan, Adegan percobaan bunuh diri. Menampilkan remaja yang menggunakan testpack karena hamil di luar nikah. Adanya dialog yang menganjurkan untuk menggugurkan kandungan. Adegan seolah memakan kelinci hidup. Menampilkan seragam sekolah yang tidak sesuai dengan etika pendidikan. Adegan menampilkan kehidupan bebas yang dilakukan anak remaja, seperti merokok, minum-minuman keras dan kehidupan dunia malam. Adegan percobaan pemerkosaan. Konflik rumah tangga dan perselingkuhan.
Bahkan program sinetron dan FTV kerap menggunakan judul-judul yang sangat provokatif dan tidak pantas, seperti: Sumpah Pocong Di Sekolah, Aku Dibuang Suamiku Seperti Tisu Bekas, Mahluk Ngesot, Merebut Suami Dari Simpanan, 3x Ditalak Suami Dalam Semalam, Aku Hamil Suamiku Selingkuh, Pacar Lebih Penting Dari Istri, Ibu Jangan Rebut Suamiku, Istri Dari Neraka aka Aku Benci Istriku.
Atas pelanggaran tersebut KPI menyatakan 10 sinetron dan FTV BERMASALAH dan TIDAK LAYAK DITONTON:

1. Sinetron Ayah Mengapa Aku Berbeda – RCTI
2. Sinetron Pashmina Aisha – RCTI
3. Sinetron ABG Jadi Manten – SCTV
4. Sinetron Ganteng-Ganteng Serigala – SCTV
5. Sinetron Diam-Diam Suka – SCTV
6. Sinema Indonesia – ANTV
7. Sinema Akhir Pekan – ANTV
8. Sinema Pagi – Indosiar
9. Sinema Utama Keluarga – MNC TV
10. Bioskop Indonesia Premier– Trans TV

Untuk itu jika kita sebagai orang tua tidak ingin anak-anknya terjebak dalam perilaku tercela seperti tindak kekerasan, asusila, dan tindakan tidak terpuji lainnya. Maka dampingilah saat anak-anak kita menonoton, berikan jadwal yang ketat sehingga anak bisa mengatur waktu kapan mereka harus menonton dan kapan mereka harus belajar, dan jangan biarkan mereka menonton sendirian tanpa didampingi orang tuanya.

Wallahu ‘Alam

Sumber : Memobee.com; KPI.go.id ; youtube.com

Sumber Gambar : Bintangonline

Iklan

2 Tanggapan to “Waspadai 10 Sinetron dan FTV Tidak Layak Tonton”

  1. Assalaamu’alaium wr.wb, Abi Fasya….

    Membaca tulisan di atas, mendatangkan rasa ngeri dan nyeri tentang mudahnya perkara maksiat dan mungkar berlaku di kalangan anak bangsa kita yang sepatutnya mendapat didikan yang baik sejak kecil. Jika gejala sosial itu sudah parah sehingga sanggup melakukan pembunuhan, pemerkosaan (perogolan), perampokan dan sebagainya, bagaimana hancurnya negara kita di masa depan jika pemimpinya sejak remaja sudah buruk akhlaknya. kasihan dan sedih melihat guru tidak dibela dengan saksama.

    Pihak pemerintah seharusnya menapis setiap filem2 yang bakal ditonton oleh orang awam kerana pengaruh dari media elektronik dan media cetak sangat cepat merebak terutama anak-anak yang baru mengerti dunia kehidupan yang dianggap meneyeronokkan ini. Saya turut bimbang dengan industri hiburan dan filem yang menjadi jalan mundah untuk membawa maksiat dan mungkar di dalam jiwa umat Islam yang semakinj tandus akhlak dan ilmu. Sikap perihatin, berani dan tegas perlu untuk menghalangnya dari terus berleluasa.

    Kesan, menyebabkan generasi ulul albab tidak akan ditemui di masa depan dan akhirnya umat Islam akan hancur dijajah semula dari seluruh kehidupannya. Mudahan ada tindakan dari pemerintah, ibu bapa dan sesiapa yang perihatin dalam hal pembinaan modal insan dan negara bangsa agar bangun membina semula akhlak masyarakat yang kian runtuh oleh nafsu dan cinta dunia.

    Salam hormat Pak Guru dan selamat Hari Guru dari Malaysia. 🙂

    Suka

  2. heryan said

    Itu kan film favorite kang…..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: