Farhansyaddad weblog

Untuk Hari Esok Yang Lebih Baik

Materi Ajar : Memahami Al Quran Surat Alam Nasyrah

Posted by abifasya pada 23 Februari 2014


al insyiroh

Sesungguhnya di dalam kesulitan itu ada kemudahan (illustrasi)

Sesuai dengan permintaan dari anak-anak kelas IX di SMPN 5 Bogor untuk menuliskan materi ajar semester dua, maka Insya Allah mulai hari ini dan beberapa hari kedepan akan dituliskan materi ajar kelas IX semester 2 dengan harapan adanya manfaat dari tulisan ini, khususnya bagi peserta didik di SMPN 5 dan seluruh ummat pada umumnya. Jika ada hal-hal yang tidak sepakat dengan kami mengenai tulisan bahan ajar ini silahkan bias menghubungi farhansyadz@gmail.com. Walaupun mungkin penulisannya tidak berurutan dan bisa saja diselingi tulisan lain yang tidak ada kaitannya dengan materi ajar.

Materi ajar yang ditulis bersumber dari berbagai sumber bacaan, mulai dari berbagai macam kitab tafsir, kitab hadits, kitab fiqh, kitab aqidah dan lain-lain. Selain itu tulisan-tulisan ini pun ada yang bersumber dari tulisan-tulisan sanabat GPAI seperti Ustadz Anan Baihaqi, M.Ag Ketua MGMP Provinsi Jawa Barat, Ustadz Rizal Dalil, M.Pd.I Sekretaris MGMP Kota Bogor Periode 2010-2014.

Untuk memudahkan pengelompokan tulisan, maka setiap tulisan tentang materi ajar ini maka judul tulisan akan diawali dengan kalimat “Materi Ajar”. Contoh Materi Ajar : Memahami Ajaran Q.S. Al Insyirah.

Baik, materi yang pertama yang akan ditulis adalah tentang : Memahami Ajaran Q.S. Al Insyirah. Insan ya Allah dalam Pembahasannya akan disesuaikan dengan pencapaian Standar Kompetensi.

Bacaan dan Arti Q. S. Al Insyirah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـنِ الرَّحِيمِ

أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ {1}

وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ {2}

الَّذِي أَنقَضَ ظَهْرَكَ {3}

وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ {4}

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا {5}

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا {6}

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ {7}

وَإِلىَ رَبِّكَ فَارْغَب {8}

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

1. Bukankah Kami telah melapangkan dadamu (Muhammad)

2. Dan Kamipun telah menurunkan beban darimu

3. Yang memberatkan punggungmu

4. Dan Kami tinggikan sebutan (nama)mu bagimu

5. Maka Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan,

6. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.

7. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain)

8. Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.

Makna Q.S. Al Insyirah

Surat Al Insyirah disebut juga surat Alam Nasyrah yang artinya melapangkan, terdiri atas 8 ayat, termasuk kelompok surat Makiyah, diturunkan setelah surat Ad Duha. Nama alam nasyrah diambil dari kata ” alam nasyrah” yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya bukankah kami telah melapngkan.

Surat ini diturunkan sebagai tasliyah (penghibur hati) bagi Rasulullah dan para Shahabat dalam menghadapi kaumnya yang selalu mengolok-olok dan tidak mau menerima kebenaran.

Kesimpulan dari Q.S. Al Insyirah adalah sebagai berikut :

a. Allah telah melapangkan dada Nabi Muhammad dan menyelamatkannya dari kebingungan yang merisaukannya berhubungan dengan misi dakwah yang beliau emban dan tipu daya kaum musyrikin.

b. Allah berkenan meringankan beban yang dipikul Rasulullah dalam menunaikan penyebaran Risalah-Nya sehingga dengan mudah ia dapat menyampaikannya kepada manusia, dengan jiwa yang tentram dalam menghadapi musuh-musuhnya walaupun kadang-kadang tantangan itu berbahaya. Beban berat yang dirasakan Rasul adalah beban psikologis yang diakibatkan keadaan umat yang diyakini berada dalam jurang kebinasaan. Namun saat itu beliau tidak tahu bagaimana solusi yang tepat untuk memperbaiki keadaan masyarakatnya.

c. Allah mengangkat derajat Nabi Muhammad, meninggikan kedudukanya dan memperbesar pengaruhnya, ada beberapa pendapat yang dikemukakan para ulama berkenaan dengan tafsiran وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ , diantaranya seperti yang dikemukakan Quraisy Syihab yang mengutip pendapat bebrapa ulam, yaitu:

  •  Ketetapan Allah untuk tidak menerima suatu pengakuan tentang keesaan-Nya kecuali berbarengan dengan pengakuan tentang kerasulan Nabi Muhammad SAW.
  •  Digandengkannya nama Allah SWT, dengan nama beliau dalam syahadat, adzan dan iqamah, serta kewajiban terhadap Allah SWT (digandengkan) pula dengan kewajiban taat kepada Rasul.
  • Setiap Nabi yang diutus telah mengikat janji dengan Allah untuk mempercayai dan membela Nabi Muhammad.
  • Dalam kitab-kitab suci sebelum Al Qur’an, tercantum nama dan sifat Nabi Muhammad SAW.

d. Saat menghadapi kesulitan harus diyakini bahwa akan ada penyelesaian dan jalan keluarnya.

e. Jangan pernah puas dengan satu kesuksesan dan kebajikan, jika telah selesai melakukan suatu kebajikan bekerja keraslah dengan sungguh-sungguh untuk melakukan pekerjaan berikutnya

Ada beberapa pendapat yang disampaikan para ulama terkait tafsir ayat yang berbunyi : فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ , diantaranya adalah :

  • Ibnu Abbas : Jika Selesai shalat, berdoalah dengan khusyu
  • Ibnu Mas’ud : Jika selesai menunaikan yang wajib, hendaklah mau menunaikan yang sunnah, seperti shalat lail
  • Imam Al Kalbiy : Jika selesai tabligh, istighfarlah (memohon ampun) kepada Allah untukmu dan semua orang yang beriman kepada Allah
  • Imam Hasan dan Qatadah : Jika telah selesai berjihad maka segeralah menunaikan hak ibadah
  • Imam Junaidi Jika telah selesai urusan makhluk, tunaikan ibadah dengan benar.

f. Usaha dan kerja keras saja tidak cukup tanpa disertai doa dan mengharap pertolongan Allah. Karena usaha yang dibingkai dengan doa akan melahirkan jiwa yang senantiasa bersyukur jika menghadapi kesuksesan dan sabar jika menghadapi kegagalan.

Pengamalan perilaku Bekerja Keras dan berserah diri Kepada Allah seperti yang terkandung dalam Q.S. Al Insyirah.

Untuk menggambarkan pengamalan perilaku kerja keras dan berserah diri kepada Allah dapat disajikan beberapa pernyataan dalam bentuk tabel, dan para peserta didik diminta untuk menyebutkan tanggapannya/ alasannya.

No

Pernyataan

Tanggapan/ Alasan

1

Meskipun Pintar, Kita harus tetap belajar

2

Terpuruk dengan sebuah kegagalan

3

Cinta ditolak, dukun bertindak

4

Akan tetap belajar dan terus meraih cita-cita walau UN tidak lulus

5

Lebih bik jadi pengangguran dan berhenti belajar jika saya tidak lulus UN, karena saya malu kalau harus mengikuti program kejar paket B.

6

Pelajaran X ini sangat membosankan, lebih baik aku tidak masuk kelas.

7

Kesuksesan hari ini harus diikuti dengan kesuksesan berikutnya, jangan sampai gagal.

8

Pelajar X  berharap Lulus UN tapi dia tidak pernah mau belajar dan berdoa

9

Belajar mata pelajaran apapun dilakukan dengan Ikhlas.

Demikianlah tulisan tentang materi ajar memahami Al Quran Surat Alam Nasyrah, semoga bermanfaat.
Wallahu ‘Alam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: