Farhansyaddad weblog

Untuk Hari Esok Yang Lebih Baik

PELAKSANAAN “UN” WAJIB JUJUR

Posted by abifasya pada 21 April 2011


Membaca running teks di salahsatu TV swasta beberapa hari yang lalu bahwa : “Peserta Ujian yang melakukan kecurangan akan diberikan nilai “0” (NOL)”. Bagaimana kalau kecurangan itu dilakukan oleh panitia ? baik panitia tingkat sekolah, ataupun panitia tingkat kabupaten/kota. Setelahnya saya menulusuri berbagai aturan terkait UN baik yang tahun ini maupun tahun yang lalu ternyata bukan hanya siswa yang akan dapat sanksi jika melakukan kecurangan, komponen lain pun akan mendapatkan sanksi, kalaulah sanksi itu benar-benar diterapkan sejak awal, saya yakin polemik seputar UN tidak akan pernah ada, karena mungkin makhluk yang namanya UN paling lama hanya akan bertahan tiga kali penyelenggaraan, apalagi kalau yang namanya JUJUR dan ANTI CURANG diterapkan disemua sekolah di negeri ini, mau tahu ilustrasinya ???

Jika tahun pertama pelaksanaan UN di salah satu sekolah di ikuti oleh 300 orang siswa dan siswa di bawahnya kelas VIII berjumlah 300 orang, kelas VII berjumlah 300 orang. Karena di sekolah tersebut diselenggarakan UN secara JUJUR dan Bertanggung Jawab maka ada 125 orang siswa yang tidak lulus, dan tidak ada ujian ulangan.

Pada tahun kedua UN disekolah tersebut diikuti oleh 300 orang siswa + 125 orang siswa yang tidak lulus tahun sebelumnya, maka pada tahun tsb pihak sekolah pada awal tahun jaran baru akan kerepotan karena siswa yang ada di sekolah tersebut kelebihan siswa sebanyak 125 orang siswa padahal Ruang kelas yang ada hanya pas-pasan. Kemudian saat UN berlangsung (pada tahun ke 2) pihak sekolahpun terpaksa harus menyewa ruang kelas ke sekolah lain karena ruang kelas yang ada tidak semuanya layak dipergunakan untuk ruang UN. Dan apa yang terjadi dengan lulusan pada tahun kedua, ternyata siswa yang berjumlah 300 + 125 itu tidak lulus sebanyak 175 orang karena disekolah tsb dilaksanakan  UN dengan jujur dan lagi2 tidak ada ujian susulan. Jika di satu sekolah saja setiap tahunnya banyak yang tidak lulus bisa dipastikan tahun berikutnya HASIL UN TIDAK LAGI DIJADIKAN SEBAGAI SALAH SATU PENENTU KELULUSAN, UN HANYA DIJADIKAN SEBAGAI STANDAR PEMETAAN PENILAIAN SAJA.

Maka JUJURLAH dari sekarang INSYA ALLAH DUA Tahun berikutnya, tanpa ada keputusan MA pun  UN tidak akan ada lagi. Jangan takut berbuat JUJUR, dan jangan pernah berkata : “KALAU JUJUR PASTI HANCUR”. Ingat !!! Allah berada dalam sangkaan hambanya, berbaik sangkalah pada Allah.

Ketika sekelompok manusia JUJUR yang tergabung dalam kelompok AIR MATA GURU berbuat jujur melaporkan berbagai macam kecurangan UN yang terjadi adalah sebaiknya, yang melaporkan bahkan diberikan hukuman, apakah dinegeri ini akan terus begini setiap yang melaporkan suatu kejadian justru dia yang diberikan hukuman. Padahal di atas kertas aturan telah jelas bahwa sanksi akan diberikan kepada mereka yang melakukan kecurangan. Berikut ini hasil penelusuran aturan terkait UN baik tahun ini maupun tahun sebelumnya, selamat merenungkan !

JENIS KECURANGAN ATAU PELANGGARAN  DAN SANKSI

UJIAN NASIONAL

No

Pelaku

Jenis Kecurangan/ Temuan

Sanksi/ Tindakan

1

Siswa
  • Siswa menggunakan HP di Ruang Ujian setalah dilakukan pemeriksaan dan perinagatan
  • Siswa menyebarkan dan atau membawa dan menggunakan jawaban soal UN ketika UN berlangsung di ruang UN
  • Siswa bekerja sama dalam satu ruangan ujian setelah diberi peringatan sampai tiga kali oleh pengawas.
Tidak lulus pada Mata Pelajaran yang bersangkutan.

2

Guru
  • Mengedarkan jawaban secara langsung
  • Menyebarkan jawaban melalui SMS
  • Guru Mata pelajaran yang diujikan berada di lingkungan sekolah
  • Mengerjakan soal cadangan di sekolah
  • Menawarkan soal dan jawaban
Sesuai PP Nomor 30 tahun 1980 tentang peraturan disiplin PNS

3

Penyelenggara UN Satuan Pendidikan
  • Penyelenggara UN di Sekolah Mengganti Lembar Jawaban
Kalau kesalahan bukan pada siswa ujian diulang
  • Penyelenggara UN menyimpan bahan soal di satuan pendidikan tanpa dijaga aparat, sementara kunci ruangan dipegang oleh kepala sekolah
Diberi Peringatan dan dilaporkan ke ITJEN
  • Penyerahan LJUN terlambat
Dibuat berita acara dan diberi peringatan
  • Anggota penyelenggara UN mengedarkan presensi pengawas ujian masuk ke ruang UN
Dibuat berita acara dan diberi peringatan
  • Soal cadangan dibuka oleh penyelenggara UN
Dibuat berita acara dan dilaporkan ke ITJEN

4

Pengawas Ruang Ujian
  • Pengawas ruang ujian tidk melem/melak amplop LJUN di ruang ujian
Diberi peringatan dan dibuat berita acara
  • Pengawas membaca sisa soal dalam ruang ujian
Diberi peringatan
  • Pengawas bercakap-cakap dalam ruang ujian yang mengganggu suasana ujian
Diberi peringatan
  • Pengawas membiarkan peserta ujian bekerja sama
Diberi peringatan dan dibuat berita acara
  • Pengawas membantu memberikan jawaban kepada peserta UN
Diberi peringatan dan dibuat berita acara
  • Pengawas mengerjakan sesuatu di luar tugas dan fungsi kepengawasn di ruan ujian
Diberi peringatan

5

Percetakan
  • Jumlah Naskah Soal atau LJUN kurang
Diberi peringatan
  • Melayout ulang master soal
Diblock list
  • Salah pengepakan naskah UN, misalnya di sampul naskah soal Matematika ternyata di dalamnya soal Bahasa Indonesia
Diblock list
  • Tidak mengikuti ketentuan pencetakan dalam POS Pencetakan UN
Diblock list
Iklan

4 Tanggapan to “PELAKSANAAN “UN” WAJIB JUJUR”

  1. rahmat said

    setuju …., seandainya kejujuran itu telah dibangun sejak un bergulir tentu saat ini un sudah tidak lagi menjadi salah satu penentu kelulusan, karena pemerfintahnya juga pusing ngatur sekolah yg setiap tahun banyak yg tidak lulus

    Suka

  2. kunjungan perdana salam kenal,
    bisa kita bertukar link?
    ini blog saya
    http://blog.umy.ac.id/tutorialblogging
    mohon konfirmasinya yah sob

    Suka

  3. asepsurasep said

    UN telah selesai, gimana tuh ?
    pada jujur ga di sekolah akang ?
    ada pengkondisian oleh kasek ga ?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: