Farhansyaddad weblog

Untuk Hari Esok Yang Lebih Baik

Empat Kartu AS Untuk GPAI

Posted by abifasya pada 26 November 2010


Drs. H. Saeroji, MM

Luarrr biasa ….!!!

Barangkali itu yang harus saya katakan ketika Ka Kanwil Kemenag Prof. Jabar memberikan pembinaan dalam acara “PEMBINAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SEKOLAH UMUM BERBASIS ICT PADA SD, SMP, SMA, DAN SMK” di Hotel Endah Parahyangan. Betapa tidak … ? karena walaupun Ka Kanwil ini pernah menjadi Kepala Kemenag Kota Bogor, tapi baru kali ini aku mendegarkan beliau  memberikan pembinaan yang panjang lebar dan sangat berbobot dan tentunya tidak membosankan. Yang biasanya “BIMASLOR”BegItu MASuk langsung moLOR, kali ini alhamdulillah terbebas dari kantuk itu dan bisa membuat postingan ini untuk disebar luaskan kepada seluruh GPAI yang ada di dunia ini .  😆 😆 🙂 😉  :mrgreen:

Ada nasihat yang beliau sampaikan untuk dijadikan bahan renungan dan insfirasi untuk maju dan sukses bagi para Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI), beliau menyebutnya dengan EMPAT KARTU AS agar GPAI bisa sukses dalam kehidupannya di dunia dan akhirat, berikut ini 4 kartu As yang beliau sebutkan :

  1. Kerja kerAS, tanamkanlah nilai-nilai ajaran Islam kepada anak didik tanpa kenal lelah dan jangan dibatasi dengan ruangan belajar. Dimanapun, dan kapanpun saat anak didik (ummat) memerlukan taushiyah, penjelasan tentang agama, atau apapun yang kita bisa berikan buat mereka lakukanlah. Layani mereka dengan sebaik-baiknya sehingga mereka puas dengan pelayanan kita sbagai GPAI.
  2. Kerja cerdAS, seorang GPAI harus mampu mensiasati keterbatasan jam mengajar yang hanya dua jam saja. Ciptakan religius cultur, sehingga pelaksanaan kegiatan keagamaan bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Ajak guru-guru lain untuk sama-sama menanamkan dan melaksanakan ajaran Islam yang disisipkan dalam mata pelajaran masing-masing (menggunakan metode insersi).
  3. Kerja IkhlAS, dedikasikan pekerjaan itu sebagai ibadah. Apa yang kita lakukan untuk anak didik kita jangan selalu dikaitkan dengan imbalan dari sesama manusia. Jangan sampai terjadi semangan mengajar ada saat tanggal-tanggal muda saja sementara saat tanggal2 itu lewat tanggal 15 semangat mengajar menjadi mengendur.
  4. Kerja TuntAS, jangan bekerja setengah-setengah. Bekerjalah seoftimal mungkin untuk kepentingan pendidikan, bukan hanya mampu menyelesaikan kegiatan pembelajaran di dalam kelas dengan baik. Jadilah motor penggerak di setiap sekolah pada berbagai kegiatan bukan hanya dalam kegiatan keagamaan sehingga apapun kegiatannya ada sentuhan keagamaanya.

Demikian sebagian nasihat yang diberikan ka kemenag kanwil prof. Jabar Bapak Drs. H. Saeroji, MM. Mudah-mudahan semua GPAI yang hadir dan yang tidak hadir bisa mengambil manfaat dari nasihat yang diberikan pak kanwil tersebut.

Wallahu ‘Alam.

Iklan

13 Tanggapan to “Empat Kartu AS Untuk GPAI”

  1. isnuansa said

    Ikhlas itu yang paling susah, Pak.

    Suka

  2. Selamat pagi sahabat tercinta
    Saya datang untuk mengokoh-kuatkan tali silaturahmi sambil menyerap ilmu yang bermanfaat. Teriring doa semoga kesehatan,kesejahteraan,kesuksesan dan kebahagiaan senantiasa tercurahkan kepada anda .
    Semoga pula hari ini lebih baik dari kemarin.Amin

    Dengan bangga saya mengundang anda untuk mengikuti K.U.M.A.T ( Kontes Unggulan Muhasabah Akhir Tahun ) di BlogCamp. Tali asihnya sih tidak seberapa tetapi sensasinya sungguh ruaaaaaarrrrrrrr biasa.
    Silahkan simak artikel pengantarnya dengan meng-klik.
    http://abdulcholik.com/2010/11/16/kontes-unggulan-muhasabah-akhir-tahun/

    Terima kasih.
    Salam hangat dari Markas BlogCamp Surabaya

    Suka

  3. BosTomat said

    wah hebat neh c akang dah pelatihan lagi, makin pnter aja kali …, selamat ya kang

    Suka

  4. Fitri PDF said

    bener2 nasihat yang luar biasa.

    Suka

  5. nangim said

    wah luar biasanya…

    Suka

  6. sumonggo said

    wow memang kartu AS beneran tu.. haha..

    Suka

  7. putratunggra said

    memang layak diakatakan luaarrrr biasa yang kang nasehatnya, saya juga yakin kalo kartu AS itu dipake para GPAI, maka GPAI itu akan sukses

    Suka

  8. sEp uMAN said

    edun suredun kang, … 🙂 😉 🙂

    Suka

  9. achoey said

    wah benar2 cerdas Pak
    Majulah pendidikan Indonesia

    Suka

  10. Kakaakin said

    Tapi kok istilahnya pake KARTU AS gitu ya??
    Kartu kan identik dengan JUDI 😦
    Mungkin sebaiknya pake istilah lain aja…
    Ini sih menurut saya…

    Suka

  11. Abied said

    Sungguh, keikhlasan memang salah satu kunci keberhasilan. Tepat, 4 As!
    Nasehat yang menyentuH!

    Suka

  12. nurhayadi said

    semoga pesan moralnya bisa diamalkan

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: