Farhansyaddad weblog

Untuk Hari Esok Yang Lebih Baik

Gempa Tasik, 1 Rumah Rata dengan Tanah di Kampung Halamanku

Posted by abifasya pada 3 September 2009


pusat gempaKarena kegerahan sepulang kerja, kemarin siang begitu sampai di rumah langsung saja rebahan dilantai. Tapi baru saja tubuh ini menyentuh lantai tiba-tiba bumi ini terasa berguncang dan sepontan saja dari mulutku keluar kalimah-kalimah thoyibah: “Laa ilaha illallah…. Laa ilaaha illallah ….laa ilaaha illallah,  Allahu Akbar… Allahu Akbar… Allahu Akbar. Tidak cukup sampai disitu akupun teriak-teriak memanggil anak-anakku… kakak… dede… kakak … dede… keluar…. jangan dirumah… ayo keluarrrr…. terus saja aku berteriak-teriak sambil berdzikir… padahal ternyata kedua anakku telah  berada di luar. Dan …lho siapa ya yang belum keluar ? ….. weleh…weleh… sampai lupa yang belum keluar ternyata istri tercinta…., tapi karena si umi lebih sigap dari abinya anak-anak tanpa dipanggilpun uminya anak-anak dah ada di luar.

Sekitar 15 menit setelah gempa ku coba menghubungi keluargaku yang ada di gedung-tuacavergarut, ku telepon rumah Mamah dan Bapakku  …. ya Allah ternyata susahnya …..,  berkali-kali ditelepon gak juga ada jawaban. Akhirnya kucoba telepon kakaku yang sulung. Subhnallah ternyata kakaku sedang berada dalam keadaan panik karena baru saja kakaku itu keluar dari salah satu pusat perbelanjaan di Garut yang katanya …. baru saja keluar pusat perbelanjaan itu sebagian dindingnya amrol, ya… Al hamdulillah Allah masih melindungi.

Selain itu dikabarkan dari kampung halamanku ada 1 rumah rusak berat dan rata dengan tanah, 5 rumah rusak ringan, dan satu anak dikabarkan patah tulang tangannya. Merenungkan dari banyaknya musibah yang terjadi jadi ingat hadits Nabi Muhammad SAW tentang 15 Perbuatan Penyebab terjadinya Malapetaka, perhatikanlah disekitar kita, bahkan perhatikanlah diri kita jangan-jangan salah satu penyebab malapetaka itu  ada pada kita.

Ketika Terjadi gempa atau musibah apapun cara tepat untuk menghadapinya adalah dengan senantiasa mengingat Allah, sabar terhadap apaun yang terjadi, dan tidak lupa berusaha untuk menghindarinya, agar kita selamat dari musibah/malapeta. Menghindari musibah tidaklah berarti lari dari taqdir Allah, seperti yang dikatakan Umar bin Khaththab saat menghindari wabah penyakit thaun, bahwa yang dilakukannya itu untuk menuju taqdir Allah yang lain. Ketika menghadapi gempa setidaknya ada beberapa tips yang perlu diperhatikan, diantaranya :

  1. Jangan menunduk dan berlindung di bawah suatu benda
  2. Ambil posisi meringkuk disamoing suatu benda, di samping sofa, di samping benda besar yang akan remuk sedikit tapi menyisajan ruangan kosong di sebelahnya.
  3. Jika berada di tempat tidur saat gempa terjadi, bergulinglah ke samping tempat tidur. Ruangan kosong yang aman akan berada di samping tempat tidur.
  4. Jika terjadi gempa dan anda tidak dapat keluar melalui jendela atau pintu, maka berbaringlah meringkuk di sebelah sofa atau kursi besar
  5. Jangan sembunyi di belakang pintu
  6. Berdirilah di dekat dinding paling luar dari bangunan atau di sebelah luarnya jika memungkinkan. Akan lebih aman untuk berada di sebelauh luar bangunan daripada di dalamnya
  7. Jika berada di dalam mobil saat melintasi jalan tol, sebaiknya keluar dari mobil kemudian berbaring di sebelah mobil. (sumber : Radar Bogor dari Tim Penyelamat Internasional Amerika)

Semoga kita semua senantiasa dilindungi Allah swt, Amiiin

Salam hangat dan penuh kasih sayang

*abifasya*

Sumber poto : episweb

Iklan

46 Tanggapan to “Gempa Tasik, 1 Rumah Rata dengan Tanah di Kampung Halamanku”

  1. abifasya said

    Karena sampai hari ini belum ada yang komen, Raja komen dan raja OL entah sedang kemana maka dengan berat hati
    PERTAMAAAAAAAAAAAAAAAAXXXXXXXXXXXXXX saya ambil alih

    Suka

  2. perigitua said

    Haddiiirrrrrrrrr…. kaduaaaaaaaaaxxx………..

    cihuuuuuuuuuuuiiiiiiiiiiiiii……………….

    Suka

  3. guskar said

    alhmd klo keluarga kang abi selamat semuanya dan bagi yg jd korban, saya ikut berbela sungkawa… semoga korban gempa tabah menerima cobaan ini… amiin

    Suka

  4. Rigih said

    banyaknya musibah gempa, termasuk salah satu tanda2 kiamat. karena kemaksiatan yang merajalelakah…?

    Suka

  5. Pak Guru turut berduka cita …
    Amiiin pak guru…. Semoga kita semua senantiasa dilindungi Allah swt,

    Suka

  6. Innalillahi wa innailaihi rajiun.
    Ikut berduka dengan musibah terhadap saudara-saudara kita.

    Namun demikian, tentu ada hikmah dari musibah itu. Hikmah inilah yang hendaknya kita cari. Bukankah dibalik kesulitan ada 2 kemudahan?

    Suka

  7. melq said

    Innalillahi wa innailaihi rajiun. semoga yg dapat musibah daiberikan ketabahan dan kekuatan mudahan kita semua bisa mengambil hikmanya.., salam kenal sahabat..

    Suka

  8. melq said

    semoga ramadhan tahun ini adalah Bulan dimana nafas kita menjadi tasbih, tidur kita menjadi ibadah, amal kita diterima dan do’a kita di ijabah.., amien..
    salam kenal ya bro..

    Suka

  9. abifasya said

    @ untuk semua
    Terimaksih atas doa dan belasungkawanya
    semoga Allah membalas kebaikan shabat semua dengan yang lebih baik
    Aminnnnnnnnn
    Salaaaaaaaaaaaaaam

    Suka

  10. melq said

    sob makasih ya.., link blognya udah saya pasang di blog saya..
    semoga tali silaturahim kita akan selalu terjaga..

    Suka

  11. Yep said

    Tutut prihatin Kang Abi 😦

    Suka

  12. Saka said

    turut berduka cita atas musibah yg menimpa kerabat kang Abi, semoga semuanya diberikan ketabahan menghadapi ujian dari-Nya. salam untuk keluarga.

    Suka

  13. Alhamdulillah, keluarga Mas Abi selamat semua, amin.
    Allah swt masih melindungi dgn kasih sayangNYA.
    Pada kerabat yg tertimpa musibah rumahnya roboh, semoga diberi ketabahan , amin.
    Salam.

    Suka

  14. Dangstars said

    Mama Abi,,,,upami gempa kan dina parimbon jawa..upami terjadi bulan ini,,maka akan begini…
Berlaku nggak sekarang..?

”Saya panggil Mama,karena guru ngaji saya namanya Mama Eben (Alm.),di Karoya Girang.”

    Suka

  15. Abula said

    wah .. tips nya berguna sekali tentunya …
    oh ya di tempat tinggal saya pun meskipun cukup jauh dari pusat gempa .. belasan rumah tetangga ikut rusak …

    Salam Hangat Selalu

    Suka

  16. kupatahu28 said

    Selamat Berbuka Puasa… ^_^

    Suka

  17. KangBoed said

    selamat berbuka puasa kang abby

    Suka

  18. adi isa said

    wah, kasihan korban gempa, ini kampung abang?

    Suka

  19. casrudi said

    Hmmm… Mudah-mudahan cepet pulih seperti semula ya Kang… Lain kali kalau ada gempa lagi (mudah-mudahan tidak ada)jang lupa umi nya anak-anak… 😀

    Suka

  20. casrudi said

    Hatur nuhun pisan tips na Kang Guru…

    Suka

  21. Musibah pada saat itu memang hampir rata di jawa barat. prihatin atas kejadian ini, semoga yang terkena bisa keluar dari himpitan ini.semoga

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: