Farhansyaddad weblog

Untuk Hari Esok Yang Lebih Baik

Ujian Nasional = Musibah Nasional ?

Posted by abifasya pada 27 April 2009


Ujian Nasional untuk tingkat SMP dimulai pada hari ini tanggal 27 April  sampai dengan tanggal 30 April 2009 mendatang. Untuk menghadapi hajat tahunan ini di sekolah kami telah dilakukan berbagai macam persiapan diantaranya :

  1. pelaksanaan pelajaran tambahan yang dimulai sejak tanggal 04 November 2008 s.d tanggal 22 April 2009
  2. Tes uji coba sebanyak empat kali yaitu tanggal 20 sd. 22 Desember 2008, tanggal 27 Februari s.d. 28 Februari  2009 (kerjasama dengan Bimbingan Belajar GO), tanggal 27 s.d. 28 Maret 2009, dan tanggal 13 s.d. 16 April 2009.
  3. Gelar doa bersama yang dilakukan setiap hari sabtu saat shalat dluha, bahkan kamipun melakukan doa khusus jelang UN yang dilakukan pada hari Kamis tanggal 23 April 2009
  4. Tidak terlupakan kamipun telah menganjurkan kepada para siswa untuk memohon ampun kepada Allah dan meminta maaf kepada kedua orang tuanya, agar mereka diberikan kemudahan oleh Allah swt dalam menghadapi ujian ini. Kamipun telah mengingatkan anak-anak kami untuk meminta maaf kepada kedua orang tua dengan cara yang benar sesuai syar’I, tidak dengan cara mencuci kakinya kemudian airnya diminum karena hal itu lebih mendekati kepada syirik daripada kepada kebaikan.

Semua usaha dengan cara yang halal telah kami lakukan bahkan doapun telah kami panjatkan  kini kami tinggal menunggu hasilnya, dengan harapan mendapatkan hasil yang sangat memuaskan, semua siswa bisa lulus 100 % .

Sebenarnya ada kegalauan dalam hati ini setiap menghadapi ujian nasional ini karena terus terang saja jika Ujian Nasional ini dijadikan salah satu penentu kelulusan saya takut kalau ujian nasional itu = cobaan nasional = musibah nasional, betapa tidak… coba kita ingat-ingat lagi dan pikirkan lebih dalam lagi berapa banyak ditahun-tahun yang lalu siswa yang kecewa disebabkan UN ini. Ada siswa yang telah diterima di PT terkenal melalui jalur PMDK tapi hanya karena salah satu mata pelajaran yang di-UN-kan gak lulus siswa tersebut harus menelan kekecewaan yang mendalam sehingga sampai kepada dejarajat setres dan depresi. Ada juga siswa yang karena tidak mau menghadapi kegagalan dalam UN melakukan perbuatan yang tidak terpuji membohongi dirinya sendiri mencontek demi nilai standar yang memenuhi syarat kelulusan, Belum lagi ulah yang dilakukan para pendidik yang katanya menginginkan anak didiknya lulus 100 % melakukan perbuatan  yang tidak terpuji membocorkan soal ujian dengan cara mnyebarkan kunci jawaban lewat sms yang sebetulnya bertentangan dengan hati nuraninya. Pernahkah anda dengar dalam berita ada sejumlah guru di beberapa tempat ditangkap polisi karena dianggap telah melakukan tindakan kriminal berupa pembocoran rahasia Negara ? Mengapa yang ditangkap itu ekornya bukan kepalanya ? bukankah semua itu terjadi akibat pelanggaran yang telah dilakukan pemerintah karena pemerintah telah membuat peraturan pemerintah (PP 19 tahun 2005) yang sebetulnya telah bertentangan dengan UU Sisdiknas ?.

Semoga saja Ujian Nasional tahun ini tidak menjadi Musibah Nasional, sebab bila para siswa telah membohongi dirinya sendiri (mencontek), para guru telah berbuat kriminal karena membocorkan rahasia negara berarti disadari atau tidak kejahatan telah diawali dari bangku sekolah, dan jika kejahatan telah diawali dari bangku sekolah bagaimana kondisi nasib anak negeri ini di masa yang akan datang, masihkah mereka akan menjungjung tinggi nilai-nilai akhlakul karimah ?

Wallahu ‘alam ?

Iklan

8 Tanggapan to “Ujian Nasional = Musibah Nasional ?”

  1. zaky said

    Apa yang anda khawatirkan pun saya khawatirkan, kalo ujian nasional=musibah nasional, apalagi saat inipun ada sebagian oknum pendidik yang tega mengantarkan anak didiknya menjadi pembohong, dan penipu untuk dirinya sendiri

    Suka

  2. Andre saputra said

    saat saya smp, kelas tiga sistem ini pertama kali di uji cobakan..

    saya mersakan betul tekanan dan kecemasan berlebih dari di berlakukannya hal ini..
    alhamdulillah akhirnya bisa terlewati dengan baik,
    *saya rasa persiapan2 yang dilakukan di sekolah mas Farhan sangat tepat, andai saja bisa di terapkan di banyak sekolah lain, pasti akan sangat baik..

    tapi saya juga tidak menutup mata dengan kecurangan yang mengekor..
    saat UN SMA, saya juga salah satu yang mendapat kunci jawaban yang akurat, entah dari mana asalnya..

    ini realita, kita harus percaya pada proses..
    mengusahakan yang terbaik dengan cara terbaik yang kita tahu,

    Suka

  3. putri said

    sebaiknya emang UN gak dijadikan salah satu penentu kelulusan, cukupo dijadikan pemetaan aja. sebab ternyata banyak madlaratnya dpd manfaatnya. Bapk/ibu guru kasian juga yah… jadi kriminal kalo membocorkan rhs ngr.

    Suka

  4. Reynol said

    Puji Tuhan, seandainya semua sekolah telah mengawali persiapan UN seperti yang dilakukan sekolah Pak Farhan, nampaknya tidak akan terlalu banyak kebohongan terjadi. kami bedoa semoga peserta didik di sekolahnya Pak Farhan bisa lulus 100%.
    Tapi pak…, memang ada sekolah-sekolah yang mempersiapkan siswanya seperti di tempat pak Farhan, tapi saat UN tetap aja suka terjadi kebohongan yah… seperti yang di media masa itu… sms.. tetap aja bertebaran yang keluar dari para pendidik yang tidak bertanggung jawab.
    Semoga dengan kasih-Nya tuhan mengampuni kita….
    Amen

    Suka

  5. kesedihanku telah mewujud sebuah puisi, terima kasih kalau postingannya nyambung

    Suka

  6. guskar said

    dan ternyata benar, UN jadi musibah nasional.
    beberapa surat kabar hari ini menyatakan hal itu, bahkan mendiknas lepas tangan…

    Suka

  7. edo said

    Ternyata bener deh pak Ujian Nasional=Musibah Nasional…. masa orang pinter yang biasa rengking satu bisa gak lulus….., udah deh hapus aja tuh un.

    Suka

  8. dedekusn said

    Setuju Kang, apalagi kita sbg guru yg tiap hari langsung tatap muka dgn siswa, pastinya lebih tau kondisi siswa yg sebenarnya

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: