Farhansyaddad weblog

Untuk Hari Esok Yang Lebih Baik

SHALAT REBO WEKASAN

Posted by abifasya pada 8 Maret 2009


Kurang lebih dua minggu yang lalu saya menerima sms dari seeorang, dia menanyakan tentang shalat talaq bala. saat itu belum sempat saya jawab karena jujur saja nama shalatnya saja baru saya kenal, ya.. daripada salah menjawab nampaknya akan lebih baik jika ditangguhkan saja jawaban tersebut.

Iseng-iseng berhadiah tadi pagi saya membereskan buku-buku saya yang tersimpan sangat acak-acakan, sampai akhirnya saya menemukan buku yang telah setahun dibeli tapi belum sempat dibaca buku tersebut berjudul “MENGENAL SHALAT HARAM DAN BID’AH”. Penasaran dengan isi buku tersebut aku mencoba membacanya dan akhirnya saya menemukan judul Shalat Rebo wekasan yang ternyata nama shalat ini adalah nama lain dari shalat thalaq bala, untuk lebih jelasnya isi buku tersebut akan saya tulis ulang, dan mudah-mudahan tulisn ini bisa menjadi jawaban buat Rica khususnya dan buat seluruh ummat yang memerlukan penjelasan tentang hal ini pada umumnya.

PENGERTIAN SHALAT REBO WEKASAN

Shalat Rebo Wekasan adalah shalat empat raka’at yang dikerjakan pada hari Rabu terakhir bulan safar, setelah shalat isyraq (terbit matahari) kira-kira jam 06.30.

Shalat ini dikalangan orang-orang yang melakukannya disebut shalat sunnah Lidaf’il bala (shalat tolak bala) Karena menurut mereka bahwa pada tiap hari rebo bulan safar, Allah menurunkan malapetaka sebanyak 360.000 dan menurunkan 20.000 bahaya.

CARA SHALAT REBO WEKASAN

Dilaksankan pada hari Rebo terakhir di bulan safar, kira-kira pukul 06.30 sebayak empat rakaat seperti shalat biasa. Surat yang dibaca setelah surat Al Fatihah adalah Al Kautsar sebanyak 17 kali. Surat Al Ikhlash sebanyak 5 kali. Surat Al Falaq 1 kali, dan surat an nas 1 kali. setelah selesai shalat membaca doa berikut ini sebanyak 3 kali :

“Astaghfirullahal ‘adziim alladzii laa ilaaha illa huwal hayyul qayyuum wa atubu ilaih taubatan abdin dzhalimin laa yamliku linafsihi dlarran walaa naf’an walaa hayatan walaa mautan walaa nusuuran”

Allahumma shalli ‘alaa syyidina muhammadin wadfa’anna minal balail mubram innaka ‘alaa kulli syai’in qadiir. Allahummaa inni audzubikalimati taammati kulliha minarrihil ahmari maniddaail akbari finafsi wadami wal lahmi wal ‘adhmi wal juludi wal ‘uruuqi. Subhanaka idza qadaita amran ayyaquula lahu kun fayakuu. Allahu Akbar birrahmatika yaa arhamar rahimiin”.

ASAL MULA ADANYA SHALAT REBO WEKASAN

Pada masa Rasulullah saw shalat ini tidak ada, demikian juga pada masa sahabat. oleh karena itu tidak ada secuilpun hadits yang menerangkan shalat tersebut.

Ajaran shalat ini disebutkan dalam kitab “KANZUNNAJAH’ karangan Abdul Hakim Kudus, yang katanya pernah mengajar di Masjidil Haram Makkah Al Mukaramah. Dalam kita tersebut diterangkan bahwa telah berkata se bagian ulama ‘arifin dari ahli mukasysyafah bahwa turun pada tiap tahun 360.000 mala petaka dan 20.000 bahaya, yang turunnya pada tiap hari rebo terakhir bulan safar. Bagi yang shalat pada hari tersebut sebanyak empat rakaat dengan cara tersebut di atas maka akan selamat dari semua bencana dan bahaya tersebut.

Melihat keterangan tersebut jelaslah bahwa ajaran tersebut berasal dari salah seorang ulama sufi yang diyakini sebagai ahli mukasy-syafah (tahu sebelum terjadi). Maka para ulama berpendapat bahwa shalat thalaq bala ini termasuk bid’ah dan sebagian lain mengatakan mubah yakni boleh dilakukan karena termasuk fadhoilul amal.

Adapun pendapat yang mengatakan bahwa shalat tersebut bid’ah adalah berdasrkan alasan sbb :

  1. Bahwa setiap ajaran ibadah yang berhak menentukan dan mensyariatkan hanyalah Allah dan Rasul-Nya, sedangkan yang dibuat-buat adalah bid’ah
  2. Bahwa Rasulullah saw tidak pernah mangajarkan, menganjurkan shalat thalak bala’, maka shalat ini termasuk perbuatan bid’ah.
  3. Bahwa seseorang selain Nabi tidak boleh membuat ajaran ibadah.

Aisyah ra, berkata : “sesungguhnya Rasulullah saw bersabda : Barang siapa yang membuat ajaran baru yang tidak pernah saya ajarkan maka ajaran itu ditolak (H.R. Bukhori Muslim).

Kesimpulannya bahwa pelaksanaan shalat rebo wekasan atau shalat thalaq bala tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW, maka dengan demikian shalat ini termasuk kategori bid’ah karena tidak dicontohkan oleh Rasulullah, maka  sebaiknya jauhilah perbuatan bid’ah ini

Wallahu ‘alam

About these ads

168 Tanggapan to “SHALAT REBO WEKASAN”

  1. Apria said

    Emmmmm.
    Apakah ini juga disunahkan oleh rosul mas?
    Mohon maaf karena saya memang tidak tahu.

    salam kenal.

    @Apria
    Salam Kenal juga mas. O… ya mas mungkin ketika mas baca posting belum selesai, sekarang dah selesai coba deh baca lagi, pasti ketahuan jawabannya.

    Suka

    • Syams said

      Orang yang berangkat haji itu juga bid’ah tidak????
      Dulukan juga g’ ada anjuran naik pesawat…..
      Mohon penjelasan.

      Suka

      • sisibaiksisiburuk said

        naik pesawat itu mh penyesuaian kmudahan biar bisa ibadah ke mekah dodol. trs apa lu sanggup naik onta dr indon ke arab sono.?
        klo disekekeliling kita spt melaksanakan kehidupan y itu bisa disesuaikan asalkan tidak melanggar syar’i atau aturan islam.
        yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
        trs rebo wekasan penyesuaianny dr mana.?
        klo ngk ada contoh dr rasul mengenai ibadah y maka tertolak lah apa yg kmu kerjakan.
        itulah bid’ah = menambah-nambah = menyimpang = tertolak = sia sia
        klo mau tolak bala banyak sedekah aja. ada hadistny silahkan cari yg sahih jgn yg bid’ah.

        Suka

      • hamba alloh said

        naik pesawat bidengah,motor jg,tv jg,speeker jg,,,
        heuheu,,,gaya lamaa,,,

        Suka

      • rakutak said

        Emangnya loe mau jalan kaki ke saudi, keburu modar lu….

        Suka

  2. dewi syinta said

    membaca tulisan bapak saya jadi teringat rebo wekasan yang selalu diperingati ibu setiap tahun..saya berusaha mencari hal-hal yang bisa menjelaskan tentang itu. setiap rebo wekasan ibu selalu membuat ketupat lengkap dengan sayur dan beberapa lauk untuk di hantar ke mesjid kemudian berdoa bersama dan dibagikan kepada para tetangga…(biasanya yg mendoakan hannya laki-laki) ibu bilang itu tradisi. dan saya juga tidak menemukan fakta bahwa rasulullah juga melakukan hal tersebut.. hemm tapi saya memandang dari sudut pandang positif bahwa islam sangat menganjurkan untuk saling berbagi baik dari segi ilmu hingga makanan.jadi setiap kali saya bertanya kepada ibu waktu itu ibu hannya menjawab..bahwa tidak harus ada suatu alasan untuk kita berbagi..

    Suka

    • maulana said

      saya setuju tuc.

      Suka

      • Ukrie said

        yupz., syah juga setuju banget tuh., terlepas dari persoalan bid’ah., alngkah lebih bijak lagi jika kita membaca keterangan masalah bid’ah dengan lengkap dan bijak. selama hal tersebut bermanfaat atau dalam kata lain Fadhoilul Amal maka boleh untuk dilaksanakan., (wallahu ‘alam) ., sedikit memberikan contoh kecil., jika kita mendefinisikan bid’ah dengan “bahwa apa yang tidak ada dalam Al-Quran dan Sunnah itu adalah haram hukumnya” maka bagaimana dengan pakaian yang sehari-hari kita pake,? kendaraan yang sehari-hari kita gunakan,? dan hal lain yang bahkan terkadang kita tidak bisa terlepas dari hal tersebut.

        Manusia bisa menutup mata., namun ia tidak bisa menghendaki untuk menjadi buta. Manusia tidak bisa menghendaki untuk hidup dan mati sesuai kehendaknya., tetapi manusia bisa memilih bagaimana ia akan hidup dan bagaimana ia akan mati.

        wallahu ‘alam., alfakir.

        Suka

        • Saddam said

          maaf mas..bi’dah itu hal baru..bid’ah yang haram adalah untuk urusan ibadah, sedangkan untuk urusan muamalah dalam hal keduniaan seperti mobil, motor, dll itu gak masalah..tapi hal-hal yang berhubungan dengan syariah itu dilarang, dan semua bid’ah (dalam hal ibadah) itu kembalinya ke neraka,,

          Wallahu a’lam

          Suka

        • Syams said

          Klo gitu baca al-qur’an juga bidah donk????
          Jaman dulu kan g’ ada al-qur’an yang berharokat…
          Gmn Mas Saddam????
          itu kan jga bentuk ibadah…

          Suka

        • amin said

          Mas Ukrie, Terima kasih ya tlh memberikan penjelasan yg bijak dab benar

          Suka

        • sisibaiksisiburuk said

          yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
          ngk ada bid’ah yang baik atau bid’ah yg boleh.
          klo disekekeliling kita spt melaksanakan kehidupan y itu bisa disesuaikan asalkan tidak melanggar syar’i atau aturan islam.
          yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
          ngk ada contoh dr rasul mengenai ibadah y maka tertolak lah apa yg kmu kerjakan.
          itulah bid’ah = menambah-nambah = menyimpang = tertolak = sia sia
          yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
          ada caranya tolak bala.
          tapi sholat rebo wekasan itu contoh siapa.? rasul tidak mencontohkn,
          lalu ente men contoh siapa.?
          bikin ibadah sendiri.?
          klo mau tolak bala banyak sedekah aja. ada hadistny silahkan cari yg sahih jg yg bid’ah.

          Suka

    • ibrah said

      perkataan yang sangat bijak sekali

      Suka

    • abu haidar said

      Setuju…….. termasuk tidak harus menunggu rebo wekasan kan……. hujan-hujan gini paling enak makan ketupat. Apalagi gratisan dari mbak dewi synta

      Suka

  3. wirapati said

    Nambahi dikit. Sholat Rebo wekasan menurut keputusan musyawarah NU jateng tahun 1978 di Magelang adalah tidak disyariatkan oleh Islam, dan melakukan itu hukumnya haram.
    KH.Hasyim As’ari pendiri NU juga pernah berfatwa, tidak boleh mengajak atau melakukan sholat Rebo wekasan karena hal itu tidak ada syariatnya.
    KH.Mustofa Bisri(Gus Mus)mengatakan kalau dikampung-kampung masih ada orang yang menjalankan sholat rebo wekasan, ya niatnya saja yang harus diubah. Jangan niat sholat Rebo wekasan, tapi niat sholat sunat gitu saja, atau niat sholat hajat walau hajatnya minta dijauhkan dari bala’, pokoknya jangan niat sholat Rebo wekasan karena memang nggak ada dasarnya. Dan kepada mereka yang jadi panutan masyarakat harus menjelaskan soal ini.
    Sekian saja.makasih.

    Suka

    • abifasya said

      Mantap banget komenntnya mas.

      Suka

      • maulana said

        “ya wiss gitu ja ko repaot”
        .

        Suka

        • joko laut said

          wes pokok e jaluk slamet pakai sholat hajat ae mungkin lebih cocok

          Suka

        • sisibaiksisiburuk said

          yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
          ngk ada bid’ah yang baik atau bid’ah yg boleh.
          klo disekekeliling kita spt melaksanakan kehidupan y itu bisa disesuaikan asalkan tidak melanggar syar’i atau aturan islam.
          yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
          ngk ada contoh dr rasul mengenai ibadah y maka tertolak lah apa yg kmu kerjakan.
          itulah bid’ah = menambah-nambah = menyimpang = tertolak = sia sia
          yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
          ada caranya tolak bala.
          tapi sholat rebo wekasan itu contoh siapa.? rasul tidak mencontohkn,
          lalu ente men contoh siapa.?
          bikin ibadah sendiri.?
          klo mau tolak bala banyak sedekah aja. ada hadistny silahkan cari yg sahih jg yg bid’ah.
          sono lu belajar !!! jgn cuma ke negri cina. klo perlu lewatin tuh korea terus sebrangi laut smpe ke jepang.

          Suka

  4. nurul huda said

    menurut saya apa yang di tulis dalam kanzunnajah tidak jauh berbeda dengan apa yang dikatakan oleh seorang dolter tentang suatu penyakit. sebagi contoh oang yang darah tinggi tidak boleh makan sate. tentu bukan berarti membuat syariat “mengharamkan sate kambing”. tetapi menurut pengalaman si dokter orang yang darah tinggi makan sate kambing bisa mendapat bahaya. meskipun sebenarnya yang dapat mendatangkan mara bahaya dan manfaat hanya Allah SWT. namun tentu tidak salah apabila kita belajar dari pengalaman.
    begitu juga dengan pengalaman yang diperoleh para arifin yang mungkin terasa janggal bila dipahami oleh masyakat awam. namun peringatan orang alim dan arif tersebut tentu jangan dipandang negatif.
    namun saya setuju jangan melakukan ebadah yang tedak ada ajarannya. seperti niat shalat rebo wekasan, tapi shalat hakat atau shalat sunah saja. adapun doa-doa se;ama baik tentu tidak masalah, karna bacaan doa tentu tidak harus semua seperti yang diajarkan nabi, yabg penting isinya baik
    wallahu a’lam bi showab

    Suka

  5. agus kusnada said

    kalo memang shalat rebo wekasan itu bid’ah,,mengapa ribuan ulama bahkan ulama mashur sering melakukannya. Dan bid’ah ini tergolong kepada bid’ah apa,,mas belum menjelaskannya. Tolong perjelas lagi supaya umat islam tidak terjadi lagi perpecahan hanya karena shalat talaq bala’ ini. Trima kasih! saya tunggu jawabannya.

    Suka

    • abifasya said

      bid’ah itu hanya ada dalam masalah ibadah, tidak pada yg lainnya, jadi kalo sesuatu dalam ibadah itu td dicontohkan Rasul jangan kita ikuti. Mengapa saya jawab seperti ini ?
      karena ketika bicara masalah bid’ah td sedikit org yg berbicara dg saya mereka membalikan :”Kalau bgitu knp NT pake HP, HP kan ga ada pada zaman Rasul ? “. Jelaslah pernyataan itu gak nyambung.
      untk lebih jelas lagi bisa dilihat comentnya mas wirapati, nampaknya bisa dijadikan jawaban juga :
      “KH.Hasyim As’ari pendiri NU juga pernah berfatwa, tidak boleh mengajak atau melakukan sholat Rebo wekasan karena hal itu tidak ada syariatnya.
      KH.Mustofa Bisri(Gus Mus)mengatakan kalau dikampung-kampung masih ada orang yang menjalankan sholat rebo wekasan, ya niatnya saja yang harus diubah. Jangan niat sholat Rebo wekasan, tapi niat sholat sunat gitu saja, atau niat sholat hajat walau hajatnya minta dijauhkan dari bala’, pokoknya jangan niat sholat Rebo wekasan karena memang nggak ada dasarnya. Dan kepada mereka yang jadi panutan masyarakat harus menjelaskan soal ini.”

      Suka

      • hallllooooooo said

        hadeuhhhhhh………….dari tadi komennya itu2 ajah pah gak ada dasar lain atau pemikiran lain coba sekalian terangin dasarnya kalo dari hadis hadis apa sanadnya gimana perowinya harus gimana capek denger cuap2nya orang udah banyak yang komen sangat baik seperti kg nurul huda, kang ukrie

        Suka

    • irfan said

      yang masuk neraka itu gak sendirian maaassss ….. setan pasti ngajak manusia sebanyak buanyaknya tahu

      Suka

    • sisibaiksisiburuk said

      yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
      ngk ada bid’ah yang baik atau bid’ah yg boleh.
      klo disekekeliling kita spt melaksanakan kehidupan y itu bisa disesuaikan asalkan tidak melanggar syar’i atau aturan islam.
      yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
      ngk ada contoh dr rasul mengenai ibadah y maka tertolak lah apa yg kmu kerjakan.
      itulah bid’ah = menambah-nambah = menyimpang = tertolak = sia sia
      yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
      ada caranya tolak bala.
      tapi sholat rebo wekasan itu contoh siapa.? rasul tidak mencontohkn,
      lalu ente men contoh siapa.?
      bikin ibadah sendiri.???
      klo mau tolak bala banyak sedekah aja.

      Suka

      • zen said

        rebo wekasan itu dari u’lama sedangkan ulama itu pewaris para nabi berhubung nabi dah ga ada ya kita ikutin pewarisnya aja yaitu u’lama.gitu aza kok repot

        Suka

        • sisibaiksisiburuk said

          lu ikutin nabi apa ikutin ulama.?
          ulama yg lu ikutin ibadahny mencontoh nabi.
          rebo wekasan itu tidak ada cntoh sejarahny dari nabi.
          klo ulama bilang ada rebo wekasan berarti ulama itu bikin ibadah sendiri,
          intinya rebo wekasan itu bid’ah atu dibuatbuat.
          gitu aja kok repot.

          Suka

        • rakutak said

          gimana kalo ulamanya ga bener lu mau ikutan juga ke neraka .. pake otak yang bener apa lu pernah ngaji..

          Suka

  6. ibrohimnaw said

    kadang kita hanya berkomentar tentang amlan ibadah para ahli ma’rifat/ahli mukhasafah dengan bentuk lahir. Kita belum sampai mengeksplor lebih dalam mengenai asal-usul, kondisi apalagi mencoba melihat dengan “perspektif” mereka. AKu yakin mereka pun adalah para penjaga syareat yang sangat hati-hati sekali dalam beribadah. Kita seringkali menghukumi bahkan manghakimi para ahli ma’rifat. Dengan bangganya mengatakan “amalan itu BID”AH”, bidah itu dlolalah dan masuk neraka. Padahal itu pun copy paste. Cobalah kita mengeksplor lebih dalam alasan hukum/ddalil hukum yang dipakai oleh mereka (ahli ma’rifat)dalam melakukan sebuah amalan ibadah. Masa sekelas ahli tidak memiliki dasar hukum?…….Seringkali kita memakai kacamata min+plus, kacamata hitam+putih bahkan kacamata kuda dalam melihat persoalan sehingga gampang sekali “menilai”, menjustifikasi, menghakimi orag lain……..dan memang lagi ngetrend sekarang “gampang menyalahkan”, hhmmmmm….!!!

    Suka

    • abifasya said

      Maaf Mas, dalam tulisan di atas tdk ada satupun tulisan yg bernada menyalahkan, tulisan di atas hanya mendudukan persoalan yang sesungguhnya.

      Suka

      • kanza said

        thread anda telah memberi nada justifikasi, maaf saya paling tidak suka dan kurang respect, agama lain akan mencibir tentang masalah-masalah seperti ini, Sub’hanallah… sudahlah pak, Islam itu itu rahmatan lil’alamin, kalau anda tidak melaksanakan ya sudah, jangan jangan bilang mendudukan persoalan, meluruskan atau apalah istilahnya, kami sangat mencintai Allah SWT dan Rasulnya, dari pada ngalor-ngidul cobalah berfikir tentang mengidupkan kearifan lokal, kesalehan sosial, mengistimewakan anak yatim dll, Subhanallah… tidak ada pak istilah islam kontemporer maupun moderat, yg ada hanya satu Islam, saya adalah makhluk dhoif, lemah, banyak khilaf dst tapi saya selalu bersyukur diberi hati untuk selalu mencintai sesama bukan menyakiti.

        Suka

        • eN Er said

          Saya setuu banget ma sampean pak.. yang percaya, monggo, yang gag percaya, yaudah gag usah dilaksanakan… Sekarang ada orang mau sholat aja udah alhamdulillah…. Yang penting itu,,, noto ati dewe2…..

          Suka

        • rakutak said

          Maaf mas, masalah ibadah mah harus bener dan ikut Rosul kalau mau selamat dunia akhirat, sebaiknya carilah hadist sohih ada ga

          Suka

    • moch kafi said

      mas dalam islam beribadah itu pakai panduan rasulALLAAW JADI TIDAK NGAWUR PAKE AKAL SENDIRI TOLONG DIBACA HADIS YANG SANGAT KERAS TENTANG BID’AH KAMI SESAMA MUSLIM KASIHAN BUKAN MENGHINAKAN MUDAH MUDAHAN

      Suka

      • sisibaiksisiburuk said

        nah sm masbro Moch Kafi sy sangat setuju karena memang keteranganny yg betul bgtu dari Rasul ny.
        berarti anda belajar ngk cuma ke negri cina. korea pun sudah anda lewati. bahkan jepang sudah anda lewati lautanny.

        Suka

    • sisibaiksisiburuk said

      ini faktanya masbro.
      yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
      ada katanya bid’ah hasanah bid’ah yg baik, loh namanya bid’ah y ttp bid’ah meskipun baik.
      ngk ada bid’ah yang baik atau bid’ah yg boleh.
      klo disekekeliling kita spt melaksanakan kehidupan y itu bisa disesuaikan asalkan tidak melanggar syar’i atau aturan islam.
      yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
      ngk ada contoh dr rasul mengenai ibadah y maka tertolak lah apa yg kmu kerjakan.
      itulah bid’ah = menambah-nambah = menyimpang = tertolak = sia sia
      yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
      ada caranya tolak bala.
      tapi sholat rebo wekasan itu contoh siapa.? rasul tidak mencontohkn,
      lalu ente men contoh siapa.?
      bikin ibadah sendiri.???
      klo mau tolak bala banyak sedekah aja.
      justru klo sy fikir tuh komentar Kanza lh yg sebetulny si Kanza yg emg menjustifikasi.
      mas dalam islam beribadah itu pakai panduan rasulALLAAW JADI TIDAK NGAWUR PAKE AKAL SENDIRI TOLONG DIBACA HADIS YANG SANGAT KERAS TENTANG BID’AH KAMI SESAMA MUSLIM KASIHAN BUKAN MENGHINAKAN MUDAH MUDAHAN

      Suka

      • oval said

        mau dijauhkan dari petaka bencana ya mendekatkan diri pada Alloh dengan cara sholat, shodakoh, apalagi selalu dengan wirid, gitu aja kok repot, aku sangat senang kalau belajar agama jangan setengah-setengah sehingga tdk gampang menghakimi, mari kita sama-sama orang islam jgn saling bertengkar dan jgn kaku, islam itu indah dan mudah yg tahu jelek dan buruk hati org hanya Alloh, mari kita ikuti jejak Rosulloh Saw, sahabat auliya’ ulama itu semua bergandengan brow ……….. g ngawur kenapa kalau itu baik tdk boleh kita contoh…… eeeeeeeeeeeeemmmmmmmmmmmmmm mas brow

        Suka

        • sisibaiksisiburuk said

          walaupun itu baik tapi kalo tidak ada contoh dari rosulny y ttp bid’ah. lu contoh ulama karena mereka melakukan rebo wekasan.? berarti lu menganut ajaran ulama bukan ajaran rasul. ulama yg lakukan rebo wekasan adalah ulama yg tidak mencontoh rasul karena tidak dicontohkan rasul ttg rebo wekasan. lalu elu contoh siapa.?
          coba dicari lagi mas brow keterangan bahwa kita klo ibadah harus hanya mencontoh dari keterangan rasul.

          Suka

  7. maulana said

    ya sudah gitu aja repot.

    Suka

  8. zains said

    Ternyata orang-orang yang kita anggap “ORTHODOK” tak mempunyai basic akademis dan gelar itu ternyata lebih mengerti dan tahu serta sangat hati-hati dan hidupnya penuh kedamaian serta bisa memberi manfaat untuk orang banyak……..,mengapa yah..???

    Suka

    • zen said

      karena mereka itu ga banyak su’uzhon sama orang lain hatinya selalu bersih ga pernah menganggap dirinya paling bersih ,paling sunah rosul ,ga kaya orang sekarang baru tahu kurang dari 100 hadis aja dah punya perasaan paling pinter n berani nyalahin para u’lama .aneh kan????

      Suka

  9. moch kafi said

    astagfirullaah zaman segini terang benderangnya ,asih saja baynyak ustad dan kiai yang tidak nyunah berjamaah mendorong umat kejurang neraka

    Suka

    • zen said

      ulama itu lebih pinter dari pada ente .jangan sok pinter ya bisi kualat

      Suka

      • sisibaiksisiburuk said

        yah elu sama bodohny sama ulama yg bid’ah.
        sudah tau bid’ah eh masih ttp aja dilaksanakan.
        berarti ulama bid’ah bikin rebo wekasan itu bikin ibadah sendiri ngarang.

        Suka

      • rakutak said

        Siapa bilang ulama ulama lebih pintar, kalau ulama cuma ikut2an malah lebih bodoh dari kita, apa lu mau ikutan ulama kaya gitu…

        Suka

  10. joko laut said

    Rabu Pangkusan yaitu Rabu Terakhir yang ada di bulan Shafar. Merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Jawa dan karena tidak memiliki dasar kebenaran dari Islam maka disebut Khurafat

    Suka

    • zen said

      kata siapa ga punya dasar????? jangan sok pinter ngajinya yg tamat yaaaaaa
      bisi kualat

      Suka

      • sisibaiksisiburuk said

        lalu elu punya dasar dalil apa tentang rebo wekasan.?
        mana hadistnya keterangan ada contoh dari rasulny tdk.?
        elu ngk tamat tuh ngajiny. cuma ngomong doang ngk pake dalil.

        Suka

      • rakutak said

        Zen lu yang harus bener ngaji mah n lu tamatin sekali lagi gajinya

        Suka

  11. muh.ridwan said

    maaf, rebo wekasan memang bid’ah! dan ratusan shalat” sunah yang ada sekarang itu tidak pernah dicontohkan oleh nabi. tapi! yang namanya sholat sunah itu pada hakekatnya adalah do’a (diawali dgn hamdalah diakhiri dgn salam) oleh karena itu banyak para ulama salafus sholeh yang membuat ekstraksi sholat sunah sendiri begitu juga dgn para sahabat yang hidup sezaman dengan rosulullah, seperti diantaranya Sayy. Bilal ibn Rabah; beliau setelah wudlu sering melakukan sholat sunnah (red: sh. sunnah sykr wudlu. ketika Rasulullah melihat Sayy. Bilal melakukan Sholat tersebut Beliau tidak memarahinya, malah beliau memberikan tabasyur..

    saya mengerti tentang ekstrovesi anda tentang bid’ah dkk, dulu juga saya seperti itu antipati terhadap hal-hal yg aneh yang tidak pernah dicontohkan oleh nabi. saking penasarannya saya terus mengkaji dan mendalami ilmu agama terutama 14 pan ilmu ajaran islam yg terbagi pada ratusan cabang ilmu dan waktu yg ditempuh memang tidak sebentar tahunan malah bisa jadi puluhan tahun. tapi ketika waktunya tiba maka akan terbuka fikrah kita tentang ajaran islam yg sesungguhnya. htrnhun MUh.Ridwan Bogor.

    Suka

    • Se7, apanya yang salah ya…Sholatnya juga sesuai syariat kok, diawali takbirotul ihrom, di akhiri salam, menghadap kiblat, bukankah itu yang di ajarkan kanjeng Nabi….doa tolak balak juga doanya minta pada Alloh, gak minta pada selain Alloh.

      Soal, niat Lidaf’il Bala’ atau sholat sunat rebo wekasan menurut saya itu sah2 saja, sebagai sholat sunat mutlaq yang kalau di panjangkan bunyinya akan menjadi begini: “Sya berniat sholat Sunnat mutlaq di hari rebo wekasan ….roka’at supaya di jauhkan dari bala’ karena Alloh”

      Gitu aja lah

      Suka

      • abifasya said

        Mangga juragan, silahkan saja kalo memang pendapat antum seperti itu. SAya juga tidak dalam posisi menyalahkan suatu kelompok, saya hanya sedang mendudukan soal yang sebenarnya, yang mana yg diajarkan Rasul dan yang mana yang tidka. Yang jelas dalam ibadah saya sependapat dg apa yg diajarkan Rasul atau yang diajarkan oleh para sahabat, karena para sahabat itu mdpt garansi dari Rasul : “ASHHABII KANNUJUUM BIAYYIIHIM IHTADAITUM IQTADAITUM”.

        Suka

      • sisibaiksisiburuk said

        lu lgi sholat pake ngucap niat nawaetu. dulu rasul mau sholat baca nawaetu apa ngk.?
        meskipun li ibadah karena Alloh tp ngk ada contohny dr rasul y berarti lu ibadah ngarang itu tertolak.
        yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
        ngk ada bid’ah yang baik atau bid’ah yg boleh.
        klo disekekeliling kita spt melaksanakan kehidupan y itu bisa disesuaikan asalkan tidak melanggar syar’i atau aturan islam.
        yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
        ngk ada contoh dr rasul mengenai ibadah y maka tertolak lah apa yg kmu kerjakan.
        itulah bid’ah = menambah-nambah = menyimpang = tertolak = sia sia
        yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
        ada caranya tolak bala.
        tapi sholat rebo wekasan itu contoh siapa.? rasul tidak mencontohkn,
        lalu ente men contoh siapa.?
        bikin ibadah sendiri.?
        klo mau tolak bala banyak sedekah aja. ada hadistny silahkan cari yg sahih jg yg bid’ah.
        sono lu belajar !!! jgn cuma ke negri cina. klo perlu lewatin tuh korea terus sebrangi laut smpe ke jepang.

        Suka

      • sisibaiksisiburuk said

        namanya aja ud rebo wekasa.
        jawa bangeeeeeeeeeettzzzzzzzzzz. ajaran kejawen tuh ngk ada contoh rasul
        Khurafat itu namanya bikin aturan ibadah sendiri.
        ada yg tau rebo wekasan akan dpt malapetaka sebanyak 360.000 dan menurunkan 20.000 bahaya dikasih tau siapa.?
        detil banget nympe jumlahny ribuan.
        pasti dukun jawa ortodok tuh yg ngitung nya y.?
        wkwkwkwkwkwkwkwkw.

        Suka

        • Prince said

          hahaha… Alqu’ran di jaman rosul gak ada/dibukukan hanya dihafal..
          wkwkwkwkk… sholat taraweh di jam rosul gak ada…
          huahahahaaa… apa ada amaliah yg hakekatnya bukan ibadah ???

          Suka

        • sisibaiksisiburuk said

          komen lu ngk nyambung.
          memang tidak dibukukan tetapi ada di mushafkan atau lembaran suci yg ditulis pada kulit hewan atau kulit pohon dll.
          baru di bukukan oleh Usman bin Affan karena perintah rasul untuk melindungi dari kehilangan tulisan mushaf itu.
          klo ngk dibukukan y ilang lh dodol lu mau pegang kitab apa.?
          semua yg bid’ah atau sunnah itu memang hakikatny ibadah.
          tetapi yg bid’ah itu ibadah yg tertolak karena tidak ada ajaran dr rasul ny.
          bikinan ulama jawa aja rebo wekasan.
          berarti si ulama itu bikin ibadah sendiri tdk contoh rasul.
          ngerti.?

          Suka

        • sisibaiksisiburuk said

          teraweh emg dicontohkan ada hadistny lah.
          teraweh itu berasal dari kata tarwih.
          rasul juga melaksanakan dan dicontohkn.
          lu bilang jaman rasul ngk ada teraweh mana keteranganny.?
          asal bunyi aja lu.

          Suka

  12. Pagi ini adalah hari Rabu terakhir di bulan Shafar. Selepas Subuh, jam 6, masjid di tempat saya di Tangerang didatangi masyarakat guna berdoa bersama memohon keselamatan diri dan keluarga dari bala dengan membawa makanan seadanya untuk dibagi-bagikan.

    Tradisi ini telah berlangsung bertahun-tahun dan alhamdulillah tidak ada tradisi yang namanya Shalat Rebo Wekasan di sini :).

    Suka

    • sisibaiksisiburuk said

      bid’ah itu ngk ada contoh dari rasul
      meskipun ibadah sm Alloh tp ngk contoh dr Rasul dan keteranganny makan ibadah anda tertolak.
      namanya aja ud rebo wekasa.
      jawa bangeeeeeeeeeettzzzzzzzzzz. ajaran kejawen tuh ngk ada contoh rasul
      Khurafat itu namanya bikin aturan ibadah sendiri.
      ada yg tau rebo wekasan akan dpt malapetaka sebanyak 360.000 dan menurunkan 20.000 bahaya dikasih tau siapa.?
      detil banget nympe jumlahny ribuan.
      pasti dukun jawa ortodok tuh yg ngitung nya y.?
      wkwkwkwkwkwkwkwkwwkwkwkwkwk.

      Suka

      • robi said

        kakean c02t kowe koyo sing ngerti sgalane wae….muslim kok koyo ngene ngisin2nke..

        Suka

        • sisibaiksisiburuk said

          y kita berbagi ilmu aja mas.
          meskipun sy tau satu ayat y itu wajib di sampaikan.
          begtu kat al-qur’an
          lagian ente ngeyel sih ud tau itu bid’ah rebo wekasan ngk ada contoh dr rasul eh msh tetep aja dilaksanain.
          lalu ente contoh siapa.?

          Suka

  13. DANI HAMDANI said

    Bencana yg paling besar justru ketika hati nurani telah hitam pekat sehingga cahaya Allah sulit untuk masuk.

    Suka

    • sisibaiksisiburuk said

      nah dengan ilmu dan keterangan yg anda miliki apakah rebo wekasan itu adalah bid’ah atau tidak.?
      klo anda menyimpulkan bahwa rebo wekasa adalah ibadah yg boleh dilaksanakan maka andalah hati nurani telah hitam pekat.

      Suka

  14. pks_insyaff said

    hari ini di serang, banten juga musola, mesjid rame ibu ibu pada anter kupat ke mesjid, asik makan bareng

    Suka

  15. Abarimal said

    Untuk saudaraku yang NU banget sebaiknya ikuti fatwa mbahnya NU (KH. Hasyim Asyari) atau jika kebelet melaksanakannya, Fatwa GusMus musti kita kita camkan dan kita pake. Oke. Trimskh.

    Suka

  16. leja said

    Masih Banyak sholat sunat yang lain dan jelas rujukannya, Dhuha, rawatib, tahajud, gerhana dll. itu mestinya yang kita suburkan.

    Suka

  17. saya sangat sedih, melihat perkembangan penganut islam sekarang ini. setiap sesuatu yang bertentangan dengan kelompoknya selalu dianggap bid’ah, padahal yang bicara tentang bid’ah itu hanya belajar islam kulitnya saja atau dari buku-buku terjemahan, tidak mengerti nahwu shorof, apalagi tafsir ilmu tafsir atau hadits dan hadits ilmu hadits. sungguh sangat disayangkan. menurut saya masih banyak yang harus difikirkan untuk kemajuan ummat, bukan ngurusin yang dia sendiri tidak mampu. Marilah kita gali ilmu-ilmu islam dari berbagai sisi dan sumber islam, yang disusun ummat islam. dan jangan langsung menghakimi, padahal dia sendiri kurang faham betul…

    Suka

    • sisibaiksisiburuk said

      nah dengan ilmu dan keterangan yg anda miliki apakah rebo wekasan itu adalah bid’ah atau tidak.?
      klo anda menyimpulkan bahwa rebo wekasa adalah ibadah yg boleh dilaksanakan maka anda termasuk pengibadah yg tertolak jika melaksanakan rebo wekasan.

      Suka

  18. zackulin said

    betul betul betul

    Suka

  19. zackulin said

    wannahwu aulan awwalan an yu’lama, baru komentar kan gitu! diniati sholat mutlaq nyuwun karo pengeran biar dijauhkan dari mala petaka, apanya yang salah? gitu aja ko’ repot. ya tahajud dukha, rowatib juga harus dilaksanakan biar manteb.

    Suka

  20. MISS X said

    HMMMM masuk akl jga tp klo g salah ni ya peristiwa sh bala itu cz dulu pernah terjadi pembunuhan pada keurunan nabi kalo gak salah cucumya yang bernama husain pa hasan gitu q lupa nah itu terjadi di karbala nama suatu tempat nah masyarakat khususnya masyarakat syiah mengenang peristiwa ini dan bersedih atas apa yang di alami oleh keturunan nabi

    Suka

  21. Munawirul Q said

    USUL TEMEN2….!

    Lebih baik kita saling bertukar informasi dengan tentang dasar hukum yang ada (yang pro dan yang anti) sehingga masing masing bisa saling melengkapi dan bisa mentarjih (menentukan mana yang lebih unggul) lebih sehingga nanti dapat dijadikan dasar dikala kita dimintai pertanggung jawaban atas perbuatan kita.
    karena yang perlu diinget bahwa meskipun ada hadistnyapun belum tentu itu benar.., kita masih harus menelusuri, melihat derajat keshohihan hadist tersebut..jadi semakin banyak pandangan maka semakin jelas pokok permasalahanya..

    Suka

  22. Abuya Baihaqi said

    Sy sih se7 dgn apa yang dikatakan Gus Mus, terasa lebih bijak karena memang sholat rebo wekasan gak ada dasarnya. Tidak semua tradisi harus kita ikuti mentah2, bila salah apa salahnya kita meluruskan. Dlm keputusan bahsul masail PWNU di PP Salafiyyah Situbondo thn 1980 jg hasilnya tidak boleh, pake rujukannya Mbah Hasyim Asy’ari.

    Suka

  23. cholis said

    Stop Berdebat yg tdk efektif.. tukar fikiran YG baik dan berbagi ilmu sangat setuju…Rebo wekasan itu memang tdkada dizaman Nabi. kalau ada penyakit yg datang atau musibah yg mengancam…kiranya apa tindakan bagi orang yang tahu… pasti akan menyampaikan kepada orang lain… awas awas….terus gimana kita ini… Nah Kyai mengatakan cari penolong… cari bantuan kemana?. ”larikan dirimu kepada Allah swt.”… caranya gimana kyai… shodaqohlah kamu… bawa makanan utk fakir miskin … terus apa kyai…? yaa doa …..yang paling baik apa kyai ? sholat …sholatlah kamu… shoatnya sholat apa…?.sholat hajat…minta kepda Allah… boleh Kyai…? NAH disini perlu kearifan. kita.. dan Kyai tentu tdk berhenti disini…gampang kita mengatakan boleh…. tp harus diajarkan sholat yg benar… misal sholat hajat … atau sholat Sunah mutlaq… (untuk memohon di hindarkan dari bencana.).. kalau bahasa dan caranya seperti ini masih orang salah… ya ini bagaian dari da’wah yg harus dijalankan” tapi kalau orang marah2 karena tdk ada dizaman nabi… yaa ITU BAGIAN .DARI MASALAH

    Suka

  24. Tukang Rebo Wekasan said

    Hari gini masih ngedebatin tentang Rebo wekasan ? …. CAPPE DEHHH
    poadahal yg nulis artikel dah cukup santun, tapi yg komen aneh2

    Suka

  25. ALI said

    JIKA ADA ANGIN TOUFAN ATAU GERHANA ROSULULLAH MASUK MASJID SHOLAT
    JIKA RASULULLAH PUNYA HAJAT BAIK URUSAN DUNIA MAUPUN AKHIRAT RASULULLAH SHOLAT HAJAT, DAN MEMERINTAHKAN KEPADA UMMATNYA JIKA PUNYA HAJAT BAIK URUSAN DUNIA MAUPUN AKHIRAT LAKUKAN SHOLAT HAJAT DAN MINTAKAN HAJATNYA PADA ALLAH.
    JADI SHOLAT2 YG DILAKSANAKAN PARA ULAMA’ & UMMATNYA DI KAMPUNG2 SAMA DENGAN SHOLATNYA RASULULLAH. BEDANYA DULU DAN SEKARANG SAJA.
    RASULULLAH PERNAH SHOLAT PADA HARI AHAD, SENIN, SELASA, RABU, KAMIS, JUM’AT, DAN SABTU.
    BEDANYA HARI DI ARAB GK ADA WAGE, PAHING, PON KLIWON, LEGI, DI JAWA ADA. TAPI JELAS SHOLAT SEMUA MENGIKUTI RASULULLAH. GAK ADA SHOLAT CIPTAAN BARU.
    MENGeNAI LARANGAN NU DAN HADRATUSSYAIKH HASYIM ASY’ARY ITU BKN SHOLATNYA YG DILARANG TAPI RITUAL LAIN YG MAAF bertentangan dg AQIDAH ISLAM. ( Bagi pewnganut kejawen maaf bukan saya merendahkan kepercayaan kalian ).

    Suka

  26. pada hari itu lakukan aja sunat mutlaq atau sunat hajat, lalu berdoa agar ditolak bala, dan tidak mesti hari itu hari lain juga bagus dilakukan seperti itu, terus makanan niatkan sedekah, dan hari lain juga baik juga dilakukan seperti itu, masalahnya adalah sudut pandang masing masing padahal gak ada masalah sama sekali kecuali bagi yang suka membuat masalah dan memasalahkan betul tidak???????????????

    Suka

  27. kanza said

    smoga anda benar, tapi sesungguhnya Allahlah yang maha benar, jangan bicara bid\’ah kalau anda sendiri bisanya hanya membid\’ahkan, jangan menyakiti kalau anda tidak ingin disakiti, kita tidak ada artinya, manusia itu kecil, maka besarkan Allah, jangan naif, banyak yang harus anda pelajari, salah satunya merasa anda benar, Islam itu indah, Islam itu cinta damai, tolong jangan kotori itu, sekali lagi tolong, anda telah ,menyakiti ribuan bahkan jutaan umat yang melakukan itu. pertanyaan saya apakah anda sudah benar…

    Suka

  28. Hamba said

    kapan yah umat muslim itu menghargai ulama-ulama besar? Ulama besar dan Imam Besar Masjidil Haram, masjid yang dijaga kesuciannya sampai hari kiamat saja masih disudutkan dan dicap sebagai pengajar Bid’ah. Hmm, Ingat praktik-praktik serupa yang (mungkin) di cap Bid’ah tetap bertradisi dan ditradisikan di dua masjid suci oleh para Imam disana. Tengoklah ke youtube barang sebentar dan cari amalan-amalan yang anda bid’ahkan di Masjidil Haram.

    dalam satu agama saja masih tidak akur dan menyalah-nyalahkan, bahkan ada yang bergerak ke ide pemurnian dan kembali ke masa awal awal Islam atau bahkan bergerak menyatukan semua komponen friksi ke dalam satu pemerintahan dunia islam. walah-walah, Gusti-gusti. Hanya di padang mahsyarlah nanti ketahuan siapa yang sebenarnya benar dan siapa yang cuma mampu menyalahkan orang lain.

    Suka

    • hakimcell said

      very goog your comment.i like

      Suka

    • sisibaiksisiburuk said

      sebelum nyempe ke padang mahsyar y kita belajar dulu di dunia atuh.
      klo ibadah yg ngk ada ajaran dr rasul y itu bid’ah namanya.
      klo yg namnya bid’ah y itu tertolaklah ibadahny.
      sekalipun itu tradisi yg dilaksanakan di mekah oleh para ulama besar sekalipun tp klo tradisi yg mereka lakukan yg menyangkut peribadatan yg tdk ada contoh dari rasulny y itu nama BID’AH.

      Suka

  29. Sukandar said

    Setelahnya mencermati isi artikel dan komen2 para pembaca saya jadi aga aneh, kenapa tulisan seperti itu harus ditanggapi dengan negaitiv, isinya ok2 aja.
    yang komen justru yg pada aneh, anehnya di mana ?
    coba aja baca : ada org yg ngaku cinta damai cinta Allah dan rasul dan dia juga sadar kalau Islam Rahmatan Lilalamin, tapi kenapa dia gak mau menerima perbedaan pendapat ?
    DASSSAAARRR
    Jalan Terus kang tuk menyampaikan kebenaran walaupun pahit.
    (saya juga alumni Cikpasung sekolahnya di MAN keluar tahun 92, waktu saya duduk di kls 1 akang kelas 3)
    salam dari kami pecinta ajaran embah HASYIM yang selalu hati2 dalam perbuatan bid’ah

    Suka

    • abifasya said

      oo ya .. ?
      di asrama apa ?
      makasih atas komennya. sebenarnya saya mau jawab semua komen di atas, tapi nanti deh lain waktu. sekalin update postingan aja, biar lebih seru :lol : :lol: :?:

      Suka

      • sisibaiksisiburuk said

        salam mbah.
        mendingan langsung di balesin komen komen mereka yg pada bid’ah.
        spt sy juga komenin aja smua ny, liat dh mbah smua komen ku.
        gatel bgt sih rasany. sudah tau tdk ada keteranganny tp msh ttp saja dilaksankan.
        di kampung ku td subuh aja sampe di umumin pake toa mesjid nyuruh rebo wekasan.
        rasany pengen aku timpuk pake sendal itu kyai bid’ah yg umuminny.

        Suka

        • En eR said

          NYOCOT ae kon iku…. TERSERAH MEREKA LAH.. LU KIRA LU ORANG PALING BENER?? BANYAK BACOT AMAT LUUUU……

          Suka

        • sisibaiksisiburuk said

          y kita berbagi ilmu aja mas.
          meskipun sy tau satu ayat y itu wajib di sampaikan.
          begtu kat al-qur’an
          lagian ente ngeyel sih ud tau itu bid’ah rebo wekasan ngk ada contoh dr rasul eh msh tetep aja dilaksanain.
          lalu ente contoh siapa.?
          coba gw minta keterangan hadistny perintah melaksanakan rebo wekasan.?
          klo ada keterangan yg bner dari rasulny pasti gw langsung umumin ke org sekampung.

          Suka

    • En eR said

      LEBAY luuuuu…..

      Suka

  30. endid said

    terimakasih untuk pencerahannya, sebelumnya saya gak pernah tau tentang rebo wakasan alhamdulillah sekarang jadi mengerti

    Suka

    • nia said

      alhamdulillah aku jadi ngeh ttg rebo wekasan. selama ini aku ngaji kagak pernah ada penjelasan seperti itu, setahuku sholat sunnah gak ada yang namanya shalat rebo wekasan. aku setuju klo punya keinginan ya sholat hajat,, termasuk klo mau dijauhkan dari bala’

      Suka

  31. syaiful cilegon said

    Smua perbutan ibadah yg mengikuti imamnya masing2 sudah di emban pertanggung jawabanya,Tinggal kitanya mengikuti atw tidak.dan semua pasti ad landasan kajian dasarnya,sifatnya manusia berbeda2..dan byk letak kterbatasan dlm berbagai hal,Termasuk salah satu di dalamnya adalh Keterbatasan ILMU,So Ngapain jg Musti Pusing?????Jika pembahasan permasalanya ibadah.Mk,bg sy pribadi smua nya adalh baik.Ap lagi Yg terkandung di dalmnya adlah sholat!!! bkan maling ayam, bkan korupsi,bkn jinah,Bkn mabuk2an.Dll……Jika persoalan sholat sj di perdebatkan bahkan ad yg menyalhkan Brrti Org2 itu Termasuk Org2 Munafek yg mengotori ISLAM,sementara Hal Laranganya saja Msh Sering kt lakukan,Sadar lah Wahai Manusia!!! klo Sholat udah jelas2 1 hal Ibadah (Amalan baik) “ALLOHu’ Akbar “

    Suka

    • sisibaiksisiburuk said

      itu kata pribadi mu.
      klo ibadah amalan sekalipun yg baik tp klo tidak ada contohny y bid’ah namnya.
      klo bid’ah y tertolak.
      pakai keterangan y jgn pakai kata pribadimu.
      hatihati malah malah kmu yg bikin aturan ibadah sndiri karena pikiran pribadi mu.

      Suka

  32. toki said

    kalau bc kanzun najah wassuruur jangan sepenggal,….

    Suka

    • Fillah said

      Smg smw bsa brpkr bijak n tdk slg mnylahkan,,,,
      InsyaAlloh apa yg d lkukan baik org yg mlkukan atw tdk ats sholat tsb udh pny landasan n dasar jg panduan dr ulama’nya msg2. Dan lagi mgkin bahasa atw istilahnya yg ngetrend d masyarakat emg “rebo wekasan” tp inti dan isinya adalh mmhon kslmatan kpda Alloh dg sholat lidaf’il bala dan isinya tentu saja gk menyimpang, so bwt yg gk kenal rebo wekasan jgn slg mmbid’ahkan coz dy blm tentu benar 100%. Yang prlu qt antisipasi btul adlah kristenisasi yg banyak marak n jg degradasi moral bangsa ini,,,,,,Wallohu a’lam.

      Suka

      • sisibaiksisiburuk said

        yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
        ngk ada bid’ah yang baik atau bid’ah yg boleh
        ngk ada contoh dr rasul mengenai ibadah y maka tertolak lah apa yg kmu kerjakan.
        itulah bid’ah = menambah-nambah = menyimpang = tertolak = sia sia
        yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
        ada caranya tolak bala.
        tapi sholat rebo wekasan itu contoh siapa.? rasul tidak mencontohkn, sudah pasti itu lah rebo wekasan bid’ah karena tidak mencontohkan.
        lalu ente men contoh siapa.?
        bikin ibadah sendiri.?
        klo mau tolak bala banyak sedekah aja. ada hadistny silahkan cari yg sahih jg yg bid’ah.
        sono lu belajar !!! jgn cuma ke negri cina. klo perlu lewatin tuh korea terus sebrangi laut smpe ke jepang.

        Suka

  33. wasid said

    makasih bagus skli

    Suka

    • yana m said

      semoga perbedaan pendapat ini gak jadi adzab melainkan jadi rahmat untuk sama-sam menuntun pada kebaikan yang jadi masalah saat ini adalah beda pendapatan sok panas weteng hehehe…

      Suka

  34. yana m said

    semoga perbedaan pendapat ini gak jadi adzab melainkan jadi rahmat untuk sama-sam menuntun pada kebaikan yang jadi masalah saat ini adalah beda pendapatan sok panas weteng hehehe…

    Suka

  35. regina mulia said

    makanya pakai ilmu nya……
    pasti belajarnya ke si TB……..jadi bisanya cuma bid’ah…..
    jadi hari ini gak ada jam dinding sama handphone….oke

    trus kalo ke pergi ke mekkah pakai unta adjjah,,,biar gak jadi bid’ah….
    jangan lupa gak usah bawa gosok gigi, cukup pake kayu sama bata merah ajah yah….

    Suka

    • En eR said

      hahahahah,, siipp.. like this yaaaa. . . wkwkwk……

      Suka

    • sisibaiksisiburuk said

      yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
      ngk ada bid’ah yang baik atau bid’ah yg boleh.
      klo disekekeliling kita spt melaksanakan kehidupan y itu bisa disesuaikan asalkan tidak melanggar syar’i atau aturan islam.
      klo pake hp sm jam trs naik pesawat k mekkah mh y emg bgtu kemudahan skrg nya dodoool. itu kn ngk melanggar aturan islam. emg ada y perintah ny klo mau naik haji hrs pake onta.? pake dong lu ilmuny.!!!
      klo rebo wekasan sih itu ud bikin ibadah sendiri yg ngk ada dr rosulny.
      yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
      ngk ada contoh dr rasul mengenai ibadah y maka tertolak lah apa yg kmu kerjakan.
      itulah bid’ah = menambah-nambah = menyimpang = tertolak = sia sia
      yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
      ada caranya tolak bala.
      tapi sholat rebo wekasan itu contoh siapa.? rasul tidak mencontohkn,
      lalu ente men contoh siapa.?
      bikin ibadah sendiri.?
      klo mau tolak bala banyak sedekah aja. ada hadistny silahkan cari yg sahih jg yg bid’ah.
      sono lu belajar !!! jgn cuma ke negri cina. klo perlu lewatin tuh korea terus sebrangi laut smpe ke jepang.

      Suka

      • En eR said

        HAHAHAHAHAHA,,,, KAKEAN COCOT KABEH. . . . . .

        Suka

        • sisibaiksisiburuk said

          cocot lu ngk guna cuma ketawain keterangan yg bener,
          mana cocot lu ttg rebo wekasan itu contoh dr rosul.?
          cocot luuuu cocot luuuu.

          Suka

        • En eR said

          bodoh luuu.. lu kira lu orang paling benerr?? dasar sombong banget jadi orang.. GOBLOOOKKK…….

          Suka

      • regina mulia said

        bahwa paradigmatis manusia itu tidak stagnan pa sehingga dalam segala hal perlu pengembangan yg penting secara substansial mampu terpenuhi,jd ya g’pa2 bid’ah juga ketika mamnfaatnya besar, sublimasi atas sebuah terapan ibadah adalah sebagai bentuk adaptasi terhadap kapasitas SDM yang ada,kenapa kapasitas harus ternafikan oleh perkembangan zaman,mobil tetaplah mobil cuma fariannya semakin beragam,matematika bukan hanya teori phytagoras bos ….. fahami perkembangan ilmu dan paradigmatis manusia “tafakkaru fii holkillah ……”nah makanya manusia tetap sampai sekarang akalnya ga dicabut…. nabi dan seluruh pemuka agama memberikan tepung contohnya bikin gorengan ….. saya suka bikin burger dari tepung yg anda bikin gorengan ….. makanya makananx anda itu belum selevel sama saya jadi layak anda untuk belajar lagi ….. entah konserfative entah kuno yg jelas agama itu tidak dogmatis

        Suka

  36. adin said

    kayaknya NABI juga gak ngajarin internetan tuh,,,,,,

    makanya jangan kebanyakan duduk,,,,jadi geger otak deh…..

    Suka

    • sisibaiksisiburuk said

      kalo ibadah sholat itu harus langsung dr perintah Alloh dan dicontohkan oleh rasul baru boleh dilaksanakan karena ibadah yang fardhu. klo sholat rebo wekasan tidak ada perintah Alloh dan contoh dari rasul makany ngarang itu bid’ah.
      klo internetan itu penyesuaian kehidupan karena tidak ada sangkut pautny dengan melanggar perintah Alloh.
      elu si Adin nge bokep mulu sih jadinya geger otak lu.

      Suka

  37. pujianto said

    aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakh…………..sempit banget sih…

    tadz,,,belajarnya kurang banyak tuh…..
    jangan lupa singgah ke cina yah……biar cerdas……
    jangan cuma singgah ke inggris….

    Suka

    • sisibaiksisiburuk said

      iya lu yang sempiiiit.
      yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
      ngk ada bid’ah yang baik atau bid’ah yg boleh.
      klo disekekeliling kita spt melaksanakan kehidupan y itu bisa disesuaikan asalkan tidak melanggar syar’i atau aturan islam.
      yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
      ngk ada contoh dr rasul mengenai ibadah y maka tertolak lah apa yg kmu kerjakan.
      itulah bid’ah = menambah-nambah = menyimpang = tertolak = sia sia
      yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
      ada caranya tolak bala.
      tapi sholat rebo wekasan itu contoh siapa.? rasul tidak mencontohkn,
      lalu ente men contoh siapa.?
      bikin ibadah sendiri.?
      klo mau tolak bala banyak sedekah aja. ada hadistny silahkan cari yg sahih jg yg bid’ah.
      sono lu belajar !!! jgn cuma ke negri cina. klo perlu lewatin tuh korea terus sebrangi laut smpe ke jepang.

      Suka

  38. rahman addakhil (Gusdurian Bodas) said

    website juga bid’ah tadz…..
    rasul juga berdakwah door to door,,dan dilanjutkan berdakwah dimasjid….
    rasul juga gak sekolah yah kayaknya……

    jadi ikutin ajah private khusus bareng MR.GABRIEL…
    jangan lupa passwordnya yach……

    Suka

  39. En eR said

    Hallah tadz2,, gag usah menjustifikasi (nanti alasannya pasti mendudukkan perkara)…hahahahah.. dasar ustadz OON……… belajar o sek kono…….

    Suka

    • abdullah said

      silahkan ikuti kajian ilmiahnya di radio online: Radio rodja 756 AM. dan saudara bisa bertanya langsung kepada Para ustadz Ahlus sunnah Waljamaah dari indonesia dan Mesir

      Suka

      • En eR said

        HALAAHHHH,, USTADZ NGUNU YO GORONG BARANG NGERTI BLOK GOBLOOKKKK….. COLO KOEN IKU…….

        Suka

        • sisibaiksisiburuk said

          orang goblok tereak goblok.
          dikasih tau keterangan yg bner masih ttp aja ngeyel.
          lu ibadah contoh siapa sih.?
          cocooooot cocot.

          Suka

  40. aang said

    bakul nasi dibuat dan berasal dari bambu … tapi klu qt cari langsung bakul nasi dipohon bambu pasti tidak akan ketemu … lantas apakah langsung dapat qt hukumi bahwa bakul nasi tidak berasal dari bambu karena dipohon bambu tidak terlihat ada bakul nasi … demikian pula dalam memahami sumber hukum yang sahabat2 diskusikan disini, untuk membedahnya qt butuh alat butuh kaidah tidak cukup dengan mendengar … saya rasa jauh lebih berbahaya menghukumi seseorang sebagai ahli neraka karena melakukan shalat lidaf’il bala dibandingkan bahaya melakukan shalat lidaf’il bala itu sendiri ( jika memang sholat tersebut berbahaya ) yang seharusnya tidak hanya dilakukan pas rebo wakasan saja jika memang niatnya memohon perlindungan dari bala …

    Suka

    • sisibaiksisiburuk said

      iye nih dikiranya bahaya datengny cuma hari rebo wekasan doang.
      sedangkan hari lain kita ngk usah ibadah minta tolak bala.
      aneh aneh aje.
      bid’ah bid’ah aje. ngarang nih ada rebo wekasan sgl rupa.

      Suka

  41. ridho said

    ga mungkin rasulullah ga ngajarin cara menolak bala, soal ilmu teknologi rasulullah SAW sdah menyuruh kita untuk mencari, walau sampai ke negeri cina (HP dlsb trmasuk teknologi)

    Suka

    • abdullah said

      setuju…pendapat mas Ridho betul,,,bahwa Rasullah telah mengajarkan do’a tolak bala..memohon perlindungan kepada ALLAH dimana dan kapan saja….tidak ada hari tertentu yg bisa mendatangkan bala/kesialan.kecuali atas kehendak-Nya.

      Suka

    • sisibaiksisiburuk said

      ada caranya tolak bala.
      tapi sholat rebo wekasan itu contoh siapa.? rasul tidak mencontohkn,
      lalu ente men contoh siapa.?
      bikin ibadah sendiri.?
      klo mau tolak bala banyak sedekah aja. ada hadistny silahkan cari yg sahih jg yg bid’ah.
      sono belajar !!! jgn cuma ke negri cina. klo perlu lewatin tuh korea terus sebrangi laut smpe ke jepang.

      Suka

  42. abdullah said

    untuk menambah wawasan dan ingin bertanya…silahkan kunjungi kanjian ilmiah di radio online: Radio Rodja 756AM

    Suka

  43. IMANK said

    saya kira kalau bicara soal bid’ ah,mungkin hampir semua yg ada disekeliling kita adalah bid’ ah,tp untuk yg sholat rebo wekasan ini saya kira bid ah yg tdk menyimpang,toh kita memohonnya pd ALLAH SWT….Wallahu a’lam bissowaf

    Suka

    • sisibaiksisiburuk said

      yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
      ngk ada bid’ah yang baik atau bid’ah yg boleh.
      klo disekekeliling kita spt melaksanakan kehidupan y itu bisa disesuaikan asalkan tidak melanggar syar’i atau aturan islam.
      yang namany bid’ah y ttp bid’ah.
      ngk ada contoh dr rasul mengenai ibadah y maka tertolak lah apa yg kmu kerjakan.
      itulah bid’ah = menambah-nambah = menyimpang = tertolak = sia sia
      yang namany bid’ah y ttp bid’ah.

      Suka

    • sisibaiksisiburuk said

      sono belajar !!! jgn cuma ke negri cina. klo perlu lewatin tuh korea terus sebrangi laut smpe ke jepang.

      Suka

  44. sisibaiksisiburuk said

    maaf y mas mas y pada sok tahu.
    kasihan banget. ud sok tahu ditambah komenny ky ngajak ribut sperti rahman addakhil (Gusdurian Bodas), si Syams, adin, pujianto dll yg pada sok tahu.!!!
    ibadah ada dua macem nya y nih :

    - IBADAH KHOSOH = Ibadah yg tatacarany berasal dari Alloh melalui malaikat wahyu atw Jibril yg disampaikan kepada Rasulullah dan juga ibadah yg biasa dilakukan oleh Rasulullah yg keteranganny lewat Hadist yg sahih. beribadah kepada Alloh dengan ikhlas dan sesuai dengan tuntunan yang telah dicontohkan oleh Rasululloh.

    - IBADAH AMMAH = Ibadah ‘ammah, yakni semua pernyataan baik yang dilakukan dengan niat yang baik dan semata-mata karena Allah, seperti makan, minum, bekerja dan lain sebagainya dengan niat melaksanakan perbuatan itu untuk menjaga badan jasmaniah dalam rangka agar dapat beribadah kepada Allah. Ibadah yg tata carany bebas yg bisa disesuaikan dengan kehidupan asalkan itu tidak melanggarkan syar’i atau hukum islam. klo pakai hp atau naik haji pakai pesawat mh y itu tidak melanggar aturan ath dodooool.

    klo melaksanakan ibadah yg tidak ada contoh dr Rasulullah y maka ibadah itu sia sia /tertolak. spt sholat tolak bala y ngk ada contohny dr Rasul. lalu ente ente yg sok tahu nyontoh sama ajaran siapa.?

    intinya ibadah yg tidak ada contoh dr Rasulullah namany itu BID’AH maka ibadah itu sia sia /tertolak. boleh saja ente ente melakukan ibadah itu tp hasilny kosong kaya tong kosong.

    banyak belajar sama ente ente yg nyuruh belajar sm yg bikin blog ini.

    Suka

  45. sisibaiksisiburuk said

    maaf y mas mas y pada sok tahu.
    kasihan banget. ud sok tahu ditambah komenny ky ngajak ribut sperti rahman addakhil (Gusdurian Bodas), si Syams, adin, pujianto dll yg pada sok tahu.!!!
    ibadah ada dua macem nya y nih :

    - IBADAH KHOSOH = Ibadah yg tatacarany berasal dari Alloh melalui malaikat wahyu atw Jibril yg disampaikan kepada Rasulullah dan juga ibadah yg biasa dilakukan oleh Rasulullah yg keteranganny lewat Hadist yg sahih. beribadah kepada Alloh dengan ikhlas dan sesuai dengan tuntunan yang telah dicontohkan oleh Rasululloh.

    - IBADAH AMMAH = Ibadah ‘ammah, yakni semua pernyataan baik yang dilakukan dengan niat yang baik dan semata-mata karena Allah, seperti makan, minum, bekerja dan lain sebagainya dengan niat melaksanakan perbuatan itu untuk menjaga badan jasmaniah dalam rangka agar dapat beribadah kepada Allah. Ibadah yg tata carany bebas yg bisa disesuaikan dengan kehidupan asalkan itu tidak melanggarkan syar’i atau hukum islam. klo pakai hp atau naik haji pakai pesawat mh y itu tidak melanggar aturan ath dodooool.

    klo melaksanakan ibadah yg tidak ada contoh dr Rasulullah y maka ibadah itu sia sia /tertolak. spt sholat tolak bala y ngk ada contohny dr Rasul. lalu ente ente yg sok tahu nyontoh sama ajaran siapa.?

    intinya ibadah yg tidak ada contoh dr Rasulullah namany itu BID’AH maka ibadah itu sia sia /tertolak. boleh saja ente ente melakukan ibadah itu tp hasilny kosong kaya tong kosong.

    banyak banyak belajar dh ya ente ente yg nyuruh belajar ke yg bikin blog ini.
    sono belajar !!! jgn cuma ke negri cina. klo perlu lewatin tuh korea terus sebrangi laut smpe ke jepang.

    Suka

  46. euhhh,, teu ngaraji manteq,, ushul fiqh atuh,, nu satuju jeung nu teu satuju,, gararoblog… kabeh ge euweuh nu marake elmu didieu mah,,

    Suka

    • sisibaiksisiburuk said

      sia nu goblog mh,
      nyaho ieu t keur ngomongkeun ibadah nu bner jeung nu heunteu,
      ari sia ngabacot naon.???!!!
      goblog sia mh,

      Suka

  47. sisibaiksisiburuk said

    kalo yg ngenes dan kesel sama sy silah hubungi email sy.
    sisibaiksisiburuk@rocketmail.com
    berantas bid’ah y.!!!
    namanya aja ud rebo wekasa.
    jawa bangeeeeeeeeeettzzzzzzzzzz. ajaran kejawen tuh ngk ada contoh rasul
    Khurafat itu namanya bikin aturan ibadah sendiri.
    ada yg tau rebo wekasan akan dpt malapetaka sebanyak 360.000 dan menurunkan 20.000 bahaya dikasih tau siapa.?
    detil banget nympe jumlahny ribuan.
    pasti dukun jawa ortodok tuh yg ngitung nya y.?
    wkwkwkwkwkwkwkwkw.

    Suka

    • taufan said

      kalo tahlilan yg meninggal kan tdak dcntohkan nabi brarti sia2 dong

      Suka

      • sisibaiksisiburuk said

        y betul sekali.
        memang tahlilan buat yg meninggal itu sia sia.
        zaman rasul dulu yg meninggal tidak ada tahlilan.
        klo ada pasti ada keteranganny hadistny yg sahih.
        intinya, klo ibadah tanpa ada contoh dari rasul itu y bid’ah namany tertolak atau siasia.

        Suka

  48. elmu jeung pengetahuan beda,,, jalma a’lim jalma anu elmuan, can jadi elmu mun can kana hate,, nu matak diskusina marake hate ulah marake pengetahuan ngan saukur ngopy paste,, nu satju ge sarua ngan saukur mempertahankeun kahayangna sorangan,,, hate + elmu= alim… pengetahuan (-hate+elmu)= goblog.. sok pikiran ku sia siksikburuk

    Suka

    • sisibaiksisiburuk said

      nya urang mh apal kawajiban harus menyampaikan walaupun satu ayat.
      ari sia.? teu pupuguh bisa nyarita hungkul teori kudu make hate.
      jadi saha nu goblog.?
      sia mh teu nyambung da. komen sia mengenai rebo wekasa naon.?
      lain kadon komen ngajak ribut.
      sok kaluarkeun dalilna nu bener ti rosul.!
      lain dalil nu ngarang. da aing ge lain menang ngarang ceuk aing.

      Suka

  49. ade achiel said

    Debat itu bagus… apalagi jika tujuannya untuk berbagi ilmu (brain storming) dan saling mengingatkan tentang tata cara ibadah yang benar sesuai petunjuk Rasulullah SAW.
    Yang harus dihindari adalah perpecahan umat karena perdebatan itu. Silahkan konsisten dengan pendapat masing-masing karena ibadah itu sendiri yang menentukan diterima atau ditolaknya hanyalah Allah SWT.
    Saya sendiri meyakini solat rebo wakasan adalah bid’ah, tapi saya tetap menghargai saudara(i) yang melakukannya. Tidak ada yang salah dengan perbedaan….Wallahualam

    Suka

  50. heemmmm,,,,,dr dlu sampai skrg, klo ngomongin msalah BID’AH tdk akan pernah ada habisnya. Bid’ah itu hanya berlaku untuk ibadah mahdloh saja,kalo untuk ibadah mu’amalah tidak berlaku hukum bid’ah.
    Coba kita renungkan syi’irannya Gus Dur :
    Syi’ir Tanpo Waton
    al-magfurlah KH Abdurrahman Wachid (Gus Dur)
    استغفر الله ربّ البرايا # استتغفر الله من الخطا يا
    ربّي زدني علما نافعا # ووفّقني عملا صالحا

    يا رسول الله سلام عليك # يا رفيع الشان و الدرج
    عطفة يا جيرة العالم # يا أهَيل الجود والكرم

    Ngawiti ingsun nglaras Syiiran
    Kelawan muji marang Pangeran
    Kang paring rahmat lan kenikmatan
    Rino wengine tanpo pitungan

    Duh bolo konco priyo wanito
    Ojo mong ngaji Syare’at bloko
    Gur pinter ndongeng, nulis lan moco
    Tembe mburine bakal sengsoro

    Akeh kang apal Qur’an haditse
    Seneng ngafirke marang liyane
    Kafire dewe gag di gatekke
    Yen isih kotor ati akale

    Gampang kabujuk nafsu angkoro
    Ing pepaese gebyare ndunyo
    Iri lan meri sugihe tonggo
    Mulo atine peteng lan nisto

    Ayo sedulur jo nglaleake
    Wajibe ngaji sak pranatane
    Nggo ngandelake iman tauhite
    Baguse sangu mulyo matine

    Kang aran soleh bagus atine
    Kerono mapan seri ngelmune
    Laku thoriqot lan ma’rifate
    Ugo hakikot manjing rasane

    Al-Qur’an Qodim wahyu minulyo
    Tanpo ditulis biso diwoco
    Iku wejangan guru waskito
    Den tancepake ing njero dodo

    Kumantil ati lan pikiran
    Mrasuk ing badan kabeh jeroan
    Mu’jizat Rosul dadi pedoman
    Minongko dalan manjinge iman

    Kelawan Allah kang moho suci
    Kudu rangkulan rino lan wengi
    Ditirakati diriyadhohi
    Dzikir lan suluk jo nganti lali

    Uripe ayem rumongso aman
    Dununge roso tondo yen iman
    Sabar narimo najan pas pasan
    Kabeh tinakdir saking pengeran

    Kelawan konco dulur lan tonggo
    kang podo rukun ojo ngasio
    Iku sunahe Rosul kang mulyo
    Nabi Muhammad panutan kito

    Ayo nglakoni sakabehane
    Allah kang bakal ngangkat derajate
    Senajan ashor toto dhohire
    Ananging mulyo maqom drajate

    Lamun palastro ing pungkasane
    Ora kesasar roh lan sukmane
    Den gadang Allah swargo manggone
    Utuh mayite ugo ulese

    Selamat merenungkan diri kita masing-masing dalam menjalani hidup ini.

    Suka

  51. zen said

    perbedaan orang sekarang dengan dulu adalah ketika mendengar ada ada amalan orang dulu berebut ingin melaksanakan tapi orang sekarang ketika mendengar ada amalan langsung di analisa dan di debatkan klo urusan di amalkan sakasampeurna akhirnya malah berantem islam sama islam yang ketawa yahudi dan nasrani . aneh ya??????

    Suka

    • sisibaiksisiburuk said

      teu aneh da geus kitu hukum alam na.
      wajar ari pasea mengenai bid’ah mh.
      keteranganny bid’ah itu adalah sejahat-jahatny kejahatan.
      biarkan mulut yahudi nasrani menertawakan smpe mulut mereka berbusa. toh memang sudah nyatany yahudi nasrani itu laknatulla’ailihi.
      yg penting kewajiban muslim adalah menyampaikan apa yg benar dan mengoreksi apa bid’ah.
      klo yg masih mempertahankan melaksanakan bid’ah berarti termasuk yg munfik fasiq.
      sudah jelas jelas tidak ada contoh dr rasulny msh tetap saja dilaksanakn.
      lalu yg bid’ah mencontoh siapa.?

      Suka

  52. Adep said

    Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh..
    Salam silaturahmi, kang..!
    Nuhun, seeur pisan, ilmu-ilmu anu diuningakeun.
    Mugia sing manfaat, tur ummat tiasa nampi kalawan kabijakan nu utami araya dina ridlo Alloh ta’ala. Amin.
    Wassalam
    Adep

    Suka

  53. jorge said

    yang percaya itu bener ya lakukan,
    yang percaya itu salah tinggalkan aja..
    resiko tanggung dewe dewe..
    dosa pahala
    surga neraka Allah yg tentukan bukan manusia.
    piss

    Suka

    • ummat Islam sekarang banyak yang mempunyai sipat masabodo, mau salah mau bener terserah, lu buat lu, gue buat gue, artinya lanaa a’malunaa walakum a’malukum, padahal kalimat ini dipergunakan untuk mu’min dan kafir, klo sesama muslim ada kewajiban saling washiat dalam al-Haq

      Suka

  54. En eR said

    @sisibaiksisiburuk,, BODOH luuuuu……..

    Suka

  55. oval said

    si2baiksi2buruk, kalau ingin mencontoh rosulloh ya smua jgn sebagian, tp aku punya pendapat mari kita ambil sis2baik nya aja jgn si2buruk nanti kan enak gak mencela orang, okeyyyyyyyyyyyy intrufeksi laahhhhhhhhh

    Suka

  56. al fakir said

    kabeh ae …ngaji yo ngaji tapi ojo mik syariat tok bakal getun burine

    Suka

  57. emang niat solat rebo wekasan gimana gan??

    Suka

  58. Sulaiman said

    Ass. wrwb, kok disini banyak yang sasar yah, sini ane jelasin…. makna sholat adalah doa dan banyak contohnya seperti sholat hajat maknanya berdoa karena ingin hajatnya terkabul, sholat istiharah maknanya doa karena ingin ditunjukkan yang terbaik oleh Alloh Swt dst. Termasuk sholat pada hari rebo wekasan yah syah2 saja untuk berdoa memohon perlindungan kepada Alloh SWT dari bala atau penyakit dan musibah yang diturunkan Alloh pada saat itu melalui pelaksanaan sholat, bisa sholat mutlak atau sholat hajat yang dicontohkan Rasulullah SWT, tapi bukan sholat rebo wekasan. Gmn Paham semuanya ???? Kesimpulannya sholat sunnat pada hari rebo wekasan itu bukan bid’ah, kalo sholat sunnat boleh kapan saja, asal jangan sholat pada waktu2 yang dilarang oleh Alloh SWT, misalnya sholat taraweh tapi bukan pada bulan ramadhon. Jadi Jelas sholat sunnat hajat atau sholat sunnat mutlak pada hari rebo wekasan sangat boleh bahkan kita dianjurkan untuk melakukan doa perlindungan. selain itu dianjurkan pula pada hari rebo wekasan untuk melakukan amalan-amalan yang baik seperti shodaqoh, membaca surah yasin dll.
    mengenai sholat pasti semua sepakat bahwa sholat ada satu pekerjaan ibadah yang dimulai dengan taqbiratul Ihrom dan diakhiri dengan salam. …. Gmn apakah sepakat semua??? kalo sepakat mari kita telaah…. apakah pembacaan nawaetu atau usholli dilakukan antara taqbir dan salam….. pasti tentu tidak. …. jadi syah-syah saja membaca nawaetu atau usholli sebelum sholat sepanjang tujuannya positif yaitu dalam rangka menguatkan niat dan kekhusuan sholat itu sendiri…..
    Demikian yang dapat ane jelaskan…. bagi yang belum paham, ane anjurkan untuk sering2 tolabul ilmi atau mengikuti majlis ilmu dan kegiatan2 pengajian yang sangat banyak diadakan dilingkungan kita, Demikian semoga bermanfaat Amiin Yaa Rabbal aalaminn

    Suka

    • Umbi Lapis said

      Mana neh sisibaiksisiburuk?sholat rebo wekasan itu diajarkan rasulullah lho,masuk dalam pengertian sholat hajat,karena rasul tahu hajat manusia itu banyak dan beda-beda maka rasulullah tidak mengajarkan semua jenis sholat hajat yang spesifik itu.sholat hajat itu umum,khususnya diserahkan sendiri pada manusia pada tiap zamannya yang berbeda,itulah pengertian Islam yang rahmat lil alamin,mampu menjawab dan menjadi solusi bagi alam pada setiap zamannya yang berbeda.

      Suka

  59. Solihin said

    Bapak Farhansyaddad yang saya hormati, sepertinya hadist dari Aisyah ra, berkata : “sesungguhnya Rasulullah saw bersabda : Barang siapa yang membuat ajaran baru yang tidak pernah SAYA ajarkan maka ajaran itu ditolak (H.R. Bukhori Muslim). salah Bapak terjemahkan, bagaimana Bapak mentafsirkan kalau menterjemahkan saja sepertinya keliru.
    Coba dibaca lagi bunyi hadist versi bahasa arab, kalau tidak salah berbunyi “…tidak pernah KAMI ajarkan…”. KAMI menurut ilmu bahasa berarti orang pertama jamak (lebih dari satu), dengan demikian Bid’ah menurut saya adalah ajaran yang tidak dicontohkan Rasulullah & Khalifah/Penerus Rasul yang derajatnya bukan Nabi/Rasul.

    Suka

  60. saifuddin dahlan, h., lc., m.pd said

    maaf kawan-kawan yang se Iman dan se Islam. daripada kita saling tuduh kemudian bermusuhan lebih baik berteman……..maaf, bagi kawan-kawan yang punya TEKS ASLI YANG TERDAPAT DI KITAB KANJUL UMMAH yang menunjukkan tentang adanya shalat tolak bala, tolong beri tahu, supaya kita tidak tertipu….

    Suka

  61. ancor pessena telor said

    COy….yg namanya Bid’ah = hal yg baru. seperti mobil.pesawat dll. tapi ingat dan harus dketahui firman allah dlam alqur’an.bahwasanya allah akan menciptakan sesuatu yg belum didengar & dilihat sebelumnya.dulu kuda dan onta sbg kendara’an sekarang jadi mobil.dulu azdan saidina bilal naik ke bukit yg tinggi,sekarang cukup pakai loadspeker bahannya allah semua yg ciptakan manusia hanya mengelolah doang….bensin allah yg ciptakan itu bid’ah yg diperbolehkan..(bid’ah hasanah ).
    lain hal nya dgn Bid’ah Dholalah.= yg menyimpang dari syariat bagi orang yg tdk tau jalan ceritanya / yg belum di cari kebenannya contohnya=shalat lidafil balak.apalagi berjema’ah seperti shalat jum’at.yg di sunnahkan rosul,shalatlah seperti aku shalat.termasuk shalat hajat.shalat sunnah tolak balak yg di maksudkan caranya yg salah kerna tradisi.memang Rasullah menganjurkan shalat dan berdo’a. maksudnya yg benar coy…shalat sunnah mutlak terserah berapa raka’at sesudah itu berdo’a tolak balaknya memohon pada allah.

    Suka

  62. Deny said

    Semasa hidup Rasulullah Bilal melaksanakan shalat syukrul wudhu (shalat sunat setelah wudhu) padahal rasul tidak mencontohkan. tapi Rasul tidak melarang, artinya Bilal telah melakukan bidah. Apakah saat itu rasul menyalahkan Bilal? nyatanya dalam hadist Rasul tidak menyalahkan kebiasaan bilal tersebut. Ada pula beberapa kebiasaan shalat sunat para sahabat di zaman Rasul yang tidak dicontohkan Rasul. lebih baik tidak saling menyalahkan. bila berbeda cara pandang jangan saling mencela.

    Suka

  63. alpha_alphin said

    Semua yang bilang Bid’ah… Bid’ah…. pada sok paling bener semua…. tak sadar mereka menjadi SOMBONG, Merasa diri bener sendiri dan yang lain salah. padahal benar atau salah itu kan Haknya Allah swt. bukan haknya kita sebagai manusia. Ingat Sombong itu sifat milik Allah… bukan milik kita sebagai manusia. kalo sebagian saudara kita melakukan hal yang positif kenapa mesti dipermasalahkan…? itukan semua cuma istilah aja, seperti Rebo wekasan… tp yang mereka lakukan kan sholat, shadakoh. sholatnya juga menyembah Allah, do’anya juga minta kpd Allah… makanannya juga utk sedekah karena Allah… hormati aja keragaman umat islam… yang penting semua dilakukan karena Allah dan utk kebaikan…. jangan menjadi umat yang suka memecah belah karena Allah swt sdh menjelaskan dalam Al Quran bagaimana azab bagi orang yang suka memecahbelah umat…. jadi… Jadilah Ummat Islam yang Bijak.!!!!

    Suka

  64. oman said

    As. Smuanya… Udah jangan dibahas lagi.. Soal rebo wekasan… kita hidup di negara indonesia dan kita smuanya beragama Islam… Sekarang urus diri sendiri.. Biar nanti kalo kita mati bisa masuk surga.. Soal bid’ah ttg rebo wekasan nanti kamu2 orang bisa tanya ke Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW klo kalian2 pada mati… Biar pasti jawabannya.. Yg benar tuh siapa.. Catatan buat yg bikin ulsaan ttg rebo wekasan ajarin keluarga lu dulu ???n ???n ngajarin orang lain dulu…baru tau soal bid ah ja bangga banget..

    Suka

  65. cara cantik

    SHALAT REBO WEKASAN « Farhansyaddad weblog

    Suka

Maaf, form komentar ditutup saat ini.

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 216 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: